geveducation: Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 4)



Rangkuman Materi IPA K13 SD - Selamat datang di Geveducation, apa kabar Bapak/Ibu guru kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 SD? pada kesempatan semester 2 genap tahun pelajaran 2018/2019 ini berikut admin share mengenai Rangkuman Materi Muatan IPA Tematik K-2013 Kurtilas Kurikulum 2013 SD yang mana rangkuman materi sains atau  Ilmu Pengetahuan Alam ini dapat juga adik-adik kelas 6 SD simak sebagai referensi belajar mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Ujian Sekolah 2019 USBN 2019.

Bagian Tubuh Manusia

Tubuh manusia terdiri atas banyak bagian-bagian yang bersatu-padu membentuk satu kesatuan untuk digunakan memenuhi kebutuhan manusia dalam melakukan aktivitas hidup sehari-hari. Terdapat banyak anggota tubuh manusia dari ujung rambut sampai ujung kaki yang masing-masing memiliki fungsi dengan berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Secara garis besar tubuh manusia dibagi menjadi bagian kepala, badan atas, badan bawah, bagian tangan, dan bagian kaki.

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 4) https://www.geveducation.com/

Berikut penjabarannya.
A. Bagian Kepala
Nama-nama anggota tubuh bagian kepala manusia terdiri atas rambut, jidat, bola mata, wajah, alis, telinga, kelopak mata, bulu mata, hidung, lubang hidung, lesung pipi, pipi, dagu, kumis, jenggot, mulut, lidah, gigi, bibir, dan gusi.
1.    Rambut merupakan bagian tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi. Seperti halnya rambut di kepala manusia yang memiliki fungsi melindungi kepala dari sinar matahari secara langsung.
2.    Jidat atau dahi berfungsi melindungi otak yang ada dalam kepala.
3.    Bola mata berfungsi untuk melihat atau mendeteksi lingkungan sekitar. 
4.    Wajah secara umum berfungsi untuk mengekspresikan perasaan manusia. 
5.    Alis mata berfungsi melindungi mata kita dari tetesan keringat. 
6.    Telinga adalah alat indra yang memiliki fungsi untuk mendengar suara yang ada di sekitar kita.
7.    Kelopak mata berfungsi untuk melindungi bola mata bagian depan dari benda-benda asing dari luar. 
8.    Bulu mata melindungi mata kita dari cahaya yang menyilaukan.
9.    Lubang hidung berfungsi sebagai tempat masuknya udara pernapasan,
10.    Lesung pipi. Lekukan kecil pada pipi yang sering disebut lesung pipi dapat menambah ketampanan atau kecantikan bagi yang memiliki.
11.    Pipi. Selain untuk menyempurnakan bentuk wajah, pipi juga berfungsi untuk menjaga makanan saat mengunyah agar tidak tercecer keluar.
12.    Selain memperindah wajah manusia, rahang dan dagu memiliki peran yang sangat penting dalam membantu fungsi sistem pencernaan dan pernapasan manusia. 
13.    Kumis dan jenggot merupakan tanda kelamin sekunder untuk pria yang sudah dewasa atau dengan kata lain sebagai pembeda antara pria dan wanita.
14.    Fungsi utama mulut adalah untuk menghancurkan makanan dengan giginya sehingga ukurannya cukup kecil untuk dapat ditelan ke dalam perut. Selain itu mulut juga merupakan alat untuk berbicara.
15.    Fungsi bibir banyak sekali diantaranya: untuk menjaga agar makanan dan minuman tidak tercecer keluar, merasakan panas dan dingin makanan, untuk bermain alat musik, dan masih banyak lagi.
16.     Gusi berfungsi gusi untuk melindungi akar gigi dan jaringan akar gigi
B. Bagian Badan Atas
Leher, jakun, pundak atau bahu, tenggorokan, dada, perut, pusar, punggung, payudara, dan rusuk merupakan nama-nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian badan atas.
1.    Leher. Leher berfungsi untuk menopang kepala dan melindungi tenggorokan (bernapas), kerong kongan (makanan) dan pita suara (penghasil suara)
2.    Jakun. Jakun merupakan bagian dari larynx (pangkal tenggorokan). Jakun yang bentuknya menyerupai segitiga itu menaungi dan melindungi pita suara.
3.    Bahu. Bahu adalah bagian tubuh manusia yang menyangga leher. Selain itu bahu juga digunakan untuk menahan beban saat memikul.
4.    Tenggorokan Fungsi dari tenggorokan adalah tempat jalannya makanan dan udara pernapasan.
5.    Dada. Dada berfungsi untuk melindungi organ-organ yang ada di bagian dada, seperti jantung (pemompa darah) dan paru-paru (bernapas).
6.    Perut. Di dalam perut terdapat usus, dan organ lain yang berfungsi untuk pencernaan makanan.
7.    Pusar. Pusar saat kita bayi berguna untuk menyalurkan gizi dari ibu ke janin. 
8.    Punggung. Punggung berfungsi untuk melindungi sumsum tulang belakang (mengandung sel-sel saraf). dan berfungsi sebagai penopang anggota tubuh bagian atas
9.    Payudara wanita berfungsi untuk menghasilkan cairan susu yang dibutuhkan oleh bayi.
10.    Rusuk. Tulang rusuk melindungi dada, paru-paru, jantung, hati, dan organ dalam lainnya di rongga dada.
C. Bagian Badan Bawah
Pinggang, panggul, pantat, kemaluan, dubur, dan buah zakar merupakan nama-nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian badan bawah.
1.    Pinggang. Pinggang adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi menghubungkan antara perut dan pinggul
2.    Panggul. Fungsi umum panggul wanita adalah : Panggul besar (Pelvis Mayor) berfungsi dari panggul besar adalah menyangga isi abdomen. Panggul kecil (Pelvis Minor) berfungsi membentuk jalan lahir dan tempat alat genitalia
3.    Pantat. berfungsi sebagai bantalan ketika kita duduk.
4.    Kemaluan berfungsi untuk alat reproduksi.
5.    Dubur berfungsi untuk mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh kita.
6.    Buah Zakar berfungsi untuk menghasilkan sperma.
D. Bagian Tangan
Nama- nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian tangan yaitu ketiak, lengan atas, siku, lengan bawah, telapak tangan, ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, jari kelingking, bulu ketiak, kuku, dan pergelangan tangan.
1.    Ketiak. Ketiak atau dalam adalah daerah lipatan tubuh manusia yang berfungsimenghubungkan lengan atas dengan bahu.
2.    Lengan atas. Fungsi tulang lengan atas manusia adalah untuk membentuk sendi peluru dengan tulang belikat.
3.    Siku. Siku merupakan salah satu bagian tubuh yang bentuknya mirip lutut. Dengan adanya sendi di sikut tangan bias dibengkokkan sehingga bisa melakukan aktifitas lebih mudah dan lebih leluasa.
4.    Lengan bawah. Lengan bawah membentuk sendi peluru dengan tulang pengumpil dan sendi engsel dengan tulang hasta.
5.    Telapak tangan, berfungsi sebagai tempat jari tangan berada dan memiliki peran penting untuk memegang atau mencengkram benda.
6.    Jari. Kelima jari manusia berfungsi untuk memegang benda agar tidak terlepas.
7.    Kuku. Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh.
8.    Pergelangan tangan. Pergelangan tangan berfungsi menghubungkan antara lengan bawah dan telapak tangan
E. Bagian Kaki
Paha, lutut, betis, mata kaki, telapak kaki, punggung kaki, tumit, dan jari kaki merupakan nama-nama anggota tubuh yang ada pada bagian kaki.
1.    Paha. tulang paha terletak diantara tulang pinggul dan lutut, fungsi tulang paha menghubungkan tulang bagian pinggul dan lutut, untuk menyangga badan pada saat berjalan.
2.    Lutut, tulang tempurung lutut terletak di antara tibia dan tulang paha. Tempurung lutut ber fungsi melindungi lutut. Lutut menyokong hampir seluruh berat tubuh.
3.    Betis, tulang betis terletak di bagian belakang dari tulang kering, Betis berfungsi  untuk penyangga badan agar kuat dan seimbang dan tempat melektnya otot kaki
4.    Mata kaki merupakan bagian dari pergelangan kaki. Pergelangan kaki terdiri dari ujung-ujung tulang kering serta tulang betis dan tumit.  pergelangan kaki menyangga berat badan, terutama ketika sedang berjalan atau berlari.
5.    Telapak kaki, tulang telapak kaki terletak diantara tulang pergelangan kaki dan tulang jari kaki, telapak kaki berfungsi sebagai pijakan agar saat kita berjalan seimbang.
6.    Punggung kaki atau kura-kura berfungsi sebagai pijakan agar saat kita berjalan seimbang.
7.    Tumit, tumit mempunyai tugas besar untuk menyangga berat badan, terutama ketika sedang berjalan atau berlari.
8.    Jari kaki. Jari kaki begitu dominan ketika kita sedang berjalan ditempat yang licin tanpa alas kaki. Jari kita berfungsi untuk mencengkeram tanah yang dipijak supaya tidak terpeleset atau fungsinya seperti rem pada kendaraan.
F. Bagian Umum      
Nama-nama anggota tubuh pada bagian umum terdiri atas kulit, bulu, dan pori-pori.
1.    Kulit. Fungsi kulit dapat dibedakan menjadi fungsi proteksi (perlindungan), absorpsi (menyerap air), ekskresi (mengeluarkan keringat), persepsi(merasakan panas dan dingin), pengaturan suhu tubuh (termoregulasi), dan pembentukan vitamin D.
2.    Bulu-bulu yang berada di daerah sekitar mata dikenal dengan nama alis dan bulu mata, Alis mata berfungsi melindungi mata kita dari tetesan keringat. Bulu mata melindungi mata kita dari cahaya yang menyilaukan. Fungsi bulu hidung adalah untuk menyaring udara dari partikel-partikel kecil (seperti debu). Bulu ketiak berfungsi untuk melindungi ketiak dari zat racun yang akan masuk dari luar tubuh. Bulu pada dagu, dada, dan perut ini biasanya dimiliki oleh beberapa pria. Bulu-bulu yang tumbuh pada bagian tersebut merupakan tanda kelamin sekunder untuk pria yang sudah dewasa atau dengan kata lain sebagai pembeda antara pria dan wanita. Bulu pada tangan dan kaki ini merupakan alat sensor. 
3.    Pori-pori berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme tubuh.
G. Bagian Dalam
Otak, darah, daging, tulang, otot, usus, jantung, paru-paru, lambung, ginjal, hati, dan pancreas merupakan nama-nama anggota tubuh yang terdapat pada bagian dalam tubuh manusia.
1.    Otak, Otak berfungsi mengkoordinasikan seluruh yang terjadi di dalam tubuh kita, kepribadian, metabolisme, tekanan darah, emosi, hormon, ingatan.
2.    Darah, Fungsi Darah Pada Manusia secara umum adalah sebagai berikut : Mengangkut oksigen dari paru-paru  keseluruh jaringan tubuh, mengangkut sari-sari makanan dari usus  keseluruh tubuh, mengangkut karbon dioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru, mengangkut hasil ekskresi dari jaringan tubuh ke ginjal, mengatur dan mengontrol temperatur tubuh, mengatur distribusi hormon, menutup luka, dan mencegah infeksi.
3.    Daging pada tubuh kita berfungsi untuk menutupi rangka tubuh kita.
4.    Tulang, Fungsi utama tulang adalah untuk memberikan dukungan yang cukup untuk tubuh melalui sistem kerangka. Berbagai jenis fungsi tulang termasuk perlindungan organ rentan dan sel-sel darah, dan penyimpanan mineral dan energi. 
5.    Otot, Otot-otot dalam tubuh manusia melakukan beberapa fungsi penting. Fungsi utama mereka adalah gerakan, dan mereka juga mendukung tubuhnya, membantu menjaga postur.
6.    Usus, Secara umum usus berfungsi mencerna dan menyerap sari makanan.
7.    Jantung, Jantung berfungsinya memompa aliran darah ke seluruh bagian tubuh, tidak pernah berhenti sesaat pun dalam pekerjaannya, dan tidak pernah berkesudahan selama hidup manusia.
8.    Paru-paru, Fungsi Paru-paru yang paling utama adalah mengeluarkan karbondioksida dan mengambil oksigen saat manusia bernafas.
9.    Lambung, lambung berfungsi memproses dan mengubah protein menjadi peptone. Lemak yang masuk ke dalam tubuh akan mulai dicerna di dalam organ lambung. Membekukan susu dan mengeluarkan kasein. Semua makanan yang kita konsumsi atau kita makan akan dicairkan dan dicampurkan dengan asam hidroklorida. 
10.     Ginjal. Ginjal berfungsi menyaring darah dan membersihkan limbah, mengontrol tekanan darah, dan menstimulasi produksi dari sel-sel darah merah.
11.     Hati memproduksi zat yang akan memecah lemak dan lipid, membuat makanan lebih mudah dicerna. Hati juga menghasilkan beberapa asam amino, yang penting untuk produksi protein.
12.     Pankreas memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin.

Sistem Pencernaan Manusia

Kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Agar manusia tetap sehat maka sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan seimbang. Seimbang mengandung arti (1) keseimbangan antara jenis-jenis makanan, dan (2) seimbang antara makanan yang dikonsumsi sesuai dengan jumlah kebutuhan.
   Proses pencernaan pada manusia merupakan suatu proses yang melibatkan
organ-organ pencernaan dan kelenjar-kelenjar pencernaan. Proses pencernaan, organ-organ pencernaan, dan kelenjar pencernaan merupakan sistem. Sistem pencernaan berfungsi memecah bahan-bahan makanan menjadi sari-sari makanan yang siap diserap oleh sel-sel tubuh.
Saluran pencernaan atau alat-alat pencernaan manusia terdiri dari mulut (rongga mulut), tekak, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Penjabarannya sebagai berikut:
a.    Rongga Mulut
Pada rongga mulut makanan mulai dicernakan baik secara mekanis maupun secara kimiawi. Pencernaan secara mekanis dikunyah oleh gigi dan lidah. Pencernaan secara kimiawi dilakukan oleh kelenjar air ludah (glandula salivales).
b.   Lidah (Lingua)
Dalam proses pencernaan lidah mempunyai beberapa fungsi penting, yaitu (1) membantu mengaduk makan yang ada di dalam rongga mulut, (2) membantu mendorong makanan pada waktu menelan, (3) mempertahankan makanan agar berada di antara gigi-gigi atas dan bawah saat makanan dikunyah, (4) sebagai indra pengecap.
c.    Tekak (Faring)
Tekak (faring) merupakan bagian belakang mulut yang sekaligus merupakan bagian atas tenggorokan. Pada faring terdapat lubang yang terletak dibagian yang menuju tenggorokan. Lubang ini disebut glotis. Glotis mempunyai klep yang disebut epiglotis. Epiglotis bersifat lentur dan berfungsi untuk mencegah makanan masuk ke dalam saluran pernapasan. Hal tersebut dapat terjadi dengan cara epiglottis menutup saluran pernapasan sehingga  makanan masuk ke dalam kerongkongan. Panjang faring kira-kira 7 cm. Makanan yang sudah dicerna kemudian akan masuk ke dalam kerongkongan.
geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 4) https://www.geveducation.com/
Gambar Struktur pencernaan makanan pada manusia
d.   Kerongkongan (Esofagus)
Kerongkongan merupakan saluran panjang (± 25 cm) yang tipis sebagai jalan bolus dari mulut menuju ke lambung. Pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan. Masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung disebabkan oleh gerak peristaltik. Gerak peristaltik dapat terjadi karena adanya kontraksi otot secara bergantian pada lapisan otot polos yang tersusun secara memanjang dan melingkar.
e.    Lambung (Ventrikel)
Lambung adalah bagian dari saluran pencernaan berupa kantung besar terletak  dalam rongga perut di sebelah bawah tulang rusuk terkhir agak ke kiri. Di dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut pepsin. Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton. Saat terjadi proses pencernaan pada lambung, otot-otot dinding lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk bubur atau kim. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.
Di dalam lambung terdapat asam klorida (HCl) atau getah lambung atau asam lambung yang menyebabkan lambung menjadi asam. Asam lambung dihasilkan oleh dinding lambung. Asam lambung memiliki beberapa fungsi berikut : antara lain  (1) mengaktifkan beberapa enzim yang terdapat dalam getah lambung, misalnya pepsinogen diubah menjadi pepsin, (2) mengasamkan lambung  sehingga dapat membunuh kuman yang ikut masuk ke lambung, (3) mengatur membuka dan menutupnya katup antara lambung dan usus dua belas jari, dan (4) merangsang sekresi getah usus.
f.     Usus Halus (Intestinum Tenue)
Usus halus bentuknya berkelok-kelok yang panjangnya sekitar 8,25 meter, lebar 25 mm dengan banyak lipatan yang disebut vili atau jonjot-jonjot usus. Vili berfungsi memperluas permukaan usus halus sehingga berpengaruh terhadap proses penyerapan sari makanan ke dalam peredaran darah. Usus halus terbagi menjadi tiga bagian, yaitu: (1) usus dua belas jari (deudenum) panjangnya sekitar 0,25 m, (2) usus kosong (yeyenum) panjangnya sekitar 7 m, dan (3) usus penyerapan (ileum) panjangnya sekitar 1 m. Pencernaan yang terjadi di dalam usus halus bersifat pencernaan kimiawi. Di dalam usus halus terdapat vili yang berfungsi menyerap sari-sari makanan.. penyerapan terdapat bagian yang di sebut vili. Vili banyak mengandung pembuluh darah sebagai sarana transportasi. Selama di usus halus, semua molekul pati dicernakan lebih sempurna menjadi molekul-molekul glukosa. Molekul-molekul protein dicerna menjadi molekul-molekul asam amino. Molekul lemak dicerna menjadi molekul gliserol dan asam lemak.  Getah pankreas yang berasal dari pankreas mengalir melalui saluran pankreas masuk ke usus halus. Dalam getah pancreas terdapat tiga macam enzim, yaitu lipase yang membantu dalam pemecahan lemak, tripsin membantu dalam pemecahan protein, dan amilase membantu dalam pemecahan pati.
1)   Penyerapan Karbohidrat.
Karbohidrat diserap dalam bentuk monosakarida. Monosakarida yang sangat penting adalah glukosa. Glukosa disalurkan ke seluruh tubuh yang membutuhkan melalui peredaran darah untuk dioksidasi sehingga menghasilkan energy guna melakukan aktivitas hidup. Kelebihan glukosa diubah menjadi glikogen sebagai cadangan energi.
2)   Penyerapan Protein.
Protein diserap dalam bentuk asam amino oleh kapiler darah usus. Dari usus, asam amino diangkut ke hati dan di dalam hati asam amino akan diubah sesuai dengan kebutuhan.
3)   Penyerapan Lemak
Lemak diserap dalam bentuk asam lemak dan gliserin.Asam lemak dan gliserin diserap oleh pembuluh kil. Mekanisme penyerapan lemak adalah sebagai berikut.
a)    Asam lemak direaksikan dengan asam karbonat membentuk senyawa sabun yang diserap oleh sel jonjot usus.
b)   Gliserin diserap oleh sel jonjot usus.
c)    Di dalam sel jonjot usus dilepaskan asam karbonat sedangkan asam lemak dan gliserin membentuk lemak. Kemudian lemak diangkut oleh pembuluh kil menuju ke vena bawah selangka.
g.    Usus Besar (intestinum Crassum)
          Usus besar terdiri atas usus tebal (kolon) dan poros usus (rektum).Makanan yang kita makan tidak semuanya diserap oleh ileum. Makanan yang tidak diserap ini akan masuk ke dalam kolon dan di dalam kolon, sisa makanan akan dibususkkan oleh bakteri Escherichia coli yang terdapat di dalam kolon.
h.    Anus
Anus adalah lubang yang merupakan muara akhir dari saluran pencernaan. Dinding anus terdiri atas dua lapis otot, yaitu otot lurik dan otot polos. Otot lurik yaitu lapisan otot yang langsung membatasi lubang anus, sedangkan otot polos yaitu yang terdapat di dalamnya.
Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah, infeksi bakteri, dan kelainan alat pencernaan. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).
a.    Diare
Diare merupakan gangguan yang disebabkan infeksi pada kolon. Infeksi ini terjadi karena bakteri tertentu (misalnya E.coli, V.cholerae, dan Aeromonas sp.) atau sebab-sebab lain misalnya stes, makanan tertentu. Hal tersebut mengganggu proses penyerapan air sehingga feses keluar dalam bentuk cair. Mekanisme diare apabila kim dari lambung mengalir ke usus halus terlalu cepat maka feses banyak  mengandung air. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral, sehingga terjadi dehidrasi.
b.   Konstipasi (Sembelit)
Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus halus bergerak sangat lambat. Akibatnya, air terlalu banyak diserap usus, maka feses menjadi keras dan kering. Sembelit disebabkan karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging.
c.    Tukak Lambung / maag (Ulkus)
Maag adalah peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Hal tersebut disebabkan asam (HCl) yang dihasilkan lambung terlalu banyak sehingga mengikis dinding lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Tukak lambung dapat pula disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.
Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis; merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung, seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus, sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis.

Sistem Pernapasan Manusia

 Seperti halnya organ lainnya pada manusia geveducation:  Sistem Pernapasan Manusia
Seperti halnya organ lainnya pada manusia, sistem ini merupakan gabungan dari beberapa organ, mulai dari hidung yang terletak di bagian kepala, tekak (faring), tenggorokan (trakea) yang terletak di bagian leher, bronkus, bronkiolus, dan alveolus (paru-paru) yang terletak di bagian rongga dada atau tulang rusuk.
Berikut penjabaran secara lebih terperinci:
1. Sistem pernapasan hidung
Hidung adalah organ yang membuat udara dari lingkungan dapat masuk ke dalam saluran pernapasan yang tersusun atas bagian eksternal (luar) berupa kulit dan penonjolan akibat tulang nasal dan tulang rawan serta bagian internal berupa bulu-bulu hidung, alat sensor, rongga berlapis, dan membran mukosa bersilia yang memiliki banyak pembuluh darah.
Hidung terdiri atas bagian luar atau ekternal dan bagian dalam atau internal. Bagian hidung yang terlihat, dibentuk oleh adanya dua buah tulang nasal dan tulang rawan. Kedua tulang tersebut dibungkus dan dilapisi oleh kulit.
Selanjutnya di bagian dalam hidung terdapat rambut rambut halus yang membantu mencegah benda-benda asing masuk ke dalam hidung beserta lendir yang akan menangkap kotoran tersebut. Yang dimaksud benda asing adalah debu-debu dan benda lainnya yang mampu mengancam pernapasan, umumnya berukuran cukup besar, untuk benda yang sangat mikroskopis seperti berukuran nm (nanometer), rambut rambut hidung tak akan mampu menepisnya. Pada bagian dalam hidung  terdapat kavum nasalis yang merupakan lubang besar yang dipisahkan oleh septum. Bagian yang terbuka dari hidung ini disebut nares anterior. Sedangkan bagian hidung yang terbuka setelah itu disebut nares posterior yang akan terbuka hingga ke bagian faring.
2. Sistem pernapasan tekak atau faring
Faring pada manusia terbagi atas tiga bagian yaitu nasofaring, orofaring dan laringofaring. Tekak (faring) terletak di belakang hidung, mulut, dan tenggorokan. Tekak berupa saluran dengan panjang kurang lebih 7 centimeter. Nasofaring merupakan bagian faring yang pertama dilewati setelah udara masuk dari hidung. Pada Nasofaring dapat ditemukan tuba eustachius dan kelenjar adenoid. Kemudian, setelah itu terdapat faring oralis atau orofaring yang terletak di belakang mulut. Di bagian ini anda dapat menemukan tonsil amandel dan epiglotis. Terakhir, faring laryngeal atau laringofaring yang terletak dekat laring.
3. Sistem pernapasan laring
Laring memiliki fungsi yang analog dengan kelopak mata manusia. Fungsinya mengeluarkan benda-benda asing yang masuk ke dalam sistem pernapasan manusia khususnya paru-paru. Laring sendiri terdiri atas tulang-tulang rawan yang diikat oleh ligamen dan otot.  Laring tersusun dari tiga tulang rawan (kartilago) besar yang tidak berpasangan (cricoid, thyroid, epiglottis); 3 tulang rawan (kartilago) kecil yang berpasangan (arytenoids, corniculate, cuneiform); dan sejumlah otot intrinsik (otot yang mampu elastis dan bergerak bebas). Pada laring juga terdapat tonjolan yang menjadi ciri seksual sekunder pada pria atau lebih dikenal sebagai jakun.
4. Sistem pernapasan trakea
Masuknya udara ke bagian trakea pada tenggorokan disebabkan adanya epiglotis pada faring, sehingga makanan dapat terarah masuk ke esofagus dan udara dapat terarahkan ke trakea.  Trakea adalah tabung yang tersusun oleh cincin tulang rawan (kartilago) yang berongga. Panjang trakea sekitar 10 centimeter dan dengan diameter 20-25 mm atau sekitar 2 centimeter. Kalau diliat hampir sama besar dengan uang koin 500 rupiah.
Trakea bermula dari kartilago krikoid yang berbentuk cincin stempel dan meluas ke anterior pada esofagus, turun ke dalam vertebrae thoraks ke-5 dan seterusnya dimana trakea membelah menjadi dua bronkus utama (primer kanan dan kiri) pada karina. bentuk rangka trakea terdiri atas 16-20 cincin rawan hialin yang tidak lengkap, menyerupai huruf C. Bagian huruf yang tidak lengkap ini mengarah ke posterior dan diisi oleh otot licin. Di tempat trakea bercabang, terdapat satu sudut di antara bronkus primer kanan dan kiri yang dikenali sebagai karina. Epithelium bersilia (silium) yang melapisi trakea disebut epithelium kolumna pseudostratum. Fungsi utama trakea sebagai saluran udara yang di bawa masuk dan udara yang dikeluarkan.
5. Sistem pernapasan bronkus
Bronkus merupakan bagian terusan dari trakea yang terbelah dua yaitu satu ke kiri dan satu lagi ke kanan paru-paru. Bronkus sendiri ada yang membaginya menjadi tiga bagian yaitu bronkus primer atau bronkus utama, bronkus sekunder dan terakhir bronkus tersier.
Dalam sistem pernapasan, bronkus memiliki arti saluran udara atau windpipe yang berasal dari kata bronkos (greek). Bronkus pada manusia khususnya terbagi atas dua yaitu bronkus primer kanan  dan bronkus primer kiri. Bronkus primer kanan kemudian terbagi menjadi 3 bronkus sekunder dan bronkus primer kiri terbagi menjadi 2 bronkus sekunder. Selanjutnya setiap bronkus sekunder bercabang lagi menjadi bronkus tersier yang setelah itu akan bercabang menuju terowongan udara yang cukup kecil (sekitar 1mm) disebut bronkiolus. Selain perbedaan jumlah percabangan, bronkus kiri dan kanan berbeda dalam panjang tabungnya. Bronkus kiri lebih panjang, lebih kecil dari bronkus primer kanan. Selain sebagai saluran udara, bronkus berperan penting dalam melindungi paru-paru dari benda-benda asing dengan mukus atau lendir yang dihasilkannya.
6. Sistem pernapasan tersier
Saluran bronkus bercabang lagi menjadi pipa yang lebih kecil disebut bronkiolus yang tidak lagi mengandung tulang rawan, dan lendir pada lapisan submukosanya. Bronkiolus dilapisi oleh epitelium kuboid bersilia dan lapisan otot halus. Bronkiolus kemudian terbagi lagi menjadi cabang yang lebih kecil dengan diameter kurang dari 0,5 milimeter yang disebut terminal atau bronkiolus terminal. Setelah itu bronkiolus terminal akan bercabang lagi menjadi bronkiolus respiratori yang akan bercabang dan membentuk tabung atau saluran alveolar menuju kantong alveolus.
Besar atau diameter bronkiolus berubah sesuai dengan kebutuhan terhadap udara atau oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Perubahan diameter pada bronkiolus dalam sistem pernapasan manusia distimulasi/dirangsang oleh hormon epinefrin atau saraf simpatik untuk melakukan pembesaran (bronkodilatasi) sedangkan untuk pengecilan (bronkokonstriksi) dipengaruhi oleh hormon histamin dan atau saraf parasimpatik. Pengecilan juga dapat diakibat oleh udara dingin, iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia dan faktor-faktor lain yang mengharuskan untuk mengurangi suplai udara dari luar
Selanjutnya dalam sistem pernapasan pada manusia, setelah melewati bronkiolus respiratori, udara masuk kedalam tabung atau saluran alveolar yang merupakan saluran kecil yang menghubungkan bronkiolus respiratori dan kantong alveolar yang mengandung banyak alveoli (alveolus). Dalam sistem pernapasan manusia, terdapat sekitar 1,5 hingga 2 juta tabung alveolar dalam paru-paru. Pada saluran alveolar terdapat otot polos yang berkontraksi oleh saraf parasimpatik dan berelaksasi dibawah kendali saraf simpatik.
 Alveolus tersusun atas lapisan epitel dan matriks ekstraseluler yang  dikelilingi oleh banyak kapiler. pada beberapa dinding alveolar terdapat pori kohn yang menghubungkan antara satu alveolus dengan lainnya dan juga terdapat kolagen dan serat elastin. Serat elastin yang terdapat pada alveolus membuatnya mampu mengembang saat terjadi inspirasi (penarikan udara). Selanjutnya pada saat terjadi ekspirasi atau pengeluaran udara alveolus akan mengecil.
Sistem pernapasan pada manusia normal dikenal terbagi dua yaitu inspirasi (memasukkan udara) dan ekspirasi (mengeluarkan udara). Mekanisme dalam sistem pernapasan manusia pun ada dua yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Pengertian inspirasi dalam sistem pernapasan adalah proses masuknya udara terutama oksigen ke dalam zona respirasi melalui zona konduksi atau dari saluran pernapasan menuju paru-paru (alveolus) dengan menggunakan perbedaan tekanan udara serta volume antara paru paru dan lingkungan tubuh.
Sedangkan pengertian ekspirasi dalam sistem pernapasan  manusia adalah keluarnya karbondioksida dan uap air yang merupakan produk metabolisme tubuh manusia mulai dari zona respirasi yaitu alveolus hingga ke zona konduksi mulai dari terminal bronkiolus hingga ke hidung ataupun mulut menuju lingkungan yang memanfaatkan perbedaan tekanan dan volume antara paru-paru dan lingkungan.
Dalam sistem pernapasan pada manusia terdapat dua cara bernapas yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Perbedaan ini terletak pada organ yang mengatur pernapasan saat itu dikarenakan paru-paru terletak dan dibatasi oleh rongga dada dan perut sehingga volume paru-paru dapat diatur oleh keduanya.
Pernapasan perut dalam sistem pernapasan manusia pada proses inspirasi dan ekspirasi dijelaskan sebagai berikut:
1. Inspirasi: Otot-otot antar tulang rusuk berkontraksi, tulang rusuk terangkat sehingga otot diafragma mendatar, dan mengakibatkan volume rongga dada membesar dan tekanan udaranya mengecil menyebabkan terjadinya aliran udara dari luar masuk ke dalam paru-paru.
2. Ekspirasi: Otot-otot antar tulang rusuk mengendur dan tulang rusuk ujung ujungnya turun, dan mengakibatkan volume rongga dada mengecil dan tekanan udaranya menjadi besar. Hal ini menyebabkan udara di dalam paru-paru dipompa ke luar tubuh.
Sedangkan pernapasan dada dalam sistem pernapasan manusia pada proses inpirasi dan ekspirasi dijelaskan sebagai berikut:
1. Inspirasi : Otot-otot perut mengendur hingga otot diafragma posisinya mendatar, dan akibatnya volume rongga dada membesar dan tekanan udaranya mengecil. Hal ini menyebabkan terjadinya aliran udara luar masuk ke dalam paru-paru.
2. Ekspirasi: Otot-otot perut menekan kepada otot otot diafragma sehingga posisinya menonjol ke atas, sehingga volume rongga mengecil dan tekanan udaranya menjadi membesar. Hal ini menyebabkan udara di dalam paru paru dipompa keluar tubuh.
Beberapa gangguan pada sistem pernapasan manusia, diantaranya:
1. Emfisema
Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin merupakan penyebab utama hilangnya elastisitas alveolus ini. Adapun gejala yang ditimbulkan, yakni nafsu makan menurun, berat yang menurun, dan sesak napas dalam waktu lama serta tidak dapat disembuhkan dengan obat pelega yang biasa digunakan oleh penderita sesak napas.
2. Pneumonia
Pneumonia ini menyebabkan radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri diplococcus pneumonia. Akibatnya alveolus dipenuhi oleh nanah dan lendir sehingga oksigen sulit berdifusi mencapai darah. Penyakit ini memiliki gejala, seperti batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernapas.
3. Influenza
Influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan, yakni pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggorokan terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernapasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala, dan disertai pilek, sakit tenggorokan, dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri.
4. Asma
Asma merupakan penyakit penyumbatan saluran pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, kotoran, debu, atau tekanan psikologis. Asma merupakan penyakit turunan. Gejala asma bersifat episodik, gejala awal dapat berupa batuk terutama pada malam hari atau dini hari, sesak napas, napas berbunyi, rasa berat di dada, dan dahak sulit keluar.
5. TBC (tuberculosis)
TBC disebabkan oleh bakteri mycobacteriumtuberculosis. Penyakit ini menyerang paru-paru sehingga terbentuk bintil-bintil dalam alveolus. Penyakit TBC ini lebih sering menyerang paru-paru walaupun pada beberapa kasus menyerang organ lain dan ditularkan melalui udara, makanan dan minuman, melalui darah atau lendir dari penderita TBC. Penyebab TBC, antara lain perokok, paru-paru luka, sistem kekebalan tubuh lemah, dan lingkungan yang kotor. Adapun gejala penyakit TBC, yakni keringat pada malam hari, perasaan terasa lemah, lesu, dan tidak enak, mudah terserang flu yang bersifat hilang timbul, turunnya berat badan dan nafsu makan, sering mengalami demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama, serta batuk-batuk lebih dari 3 minggu dan kadang disertai darah.
Sistem Peredaran Darah Manusia
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda. Peredaran darah tertutup, artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah. Peredaran darah ganda, artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali, sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. 
Peredaran darah kecil, yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) melaluli arteri pulmonalis menuju ke paru-paru, kemudian melalui vena pulmonalis kembali ke jantung (serambi kiri).
Peredaran darah besar, yaitu peredaran darah dari jantung (bilik kiri) melalui aorta menuju ke seluruh tubuh, kemudian melalui vena cava kembali ke jantung (serambi kanan).

1. Alat peredaran darah
a. Jantung
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Jantung berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah. Dua rongga atas yang disebut dengan serambi (atrium) dan dua rongga bawah yang disebut bilik (ventrikel). Jantung memiliki tiga katup yaitu katup vena semilunair yang terletak pada pangkal aorta(arteri besar), katup valvula bikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kiri dan serambi (atrium) kiri, serta valvula trikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kanan dan serambi (atrium) kanan.
Saluran yang keluar dari jantung disebut arteri. Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung  yaitu Arteri pulmonalis dan Aorta. Arteri pulmonalis membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru dan aorta adalah arteri terbesar yang mengalirkan darah dari jantung (bilik/ventrikel kiri) menuju ke seluruh tubuh.
Saluran yang menuju ke jantung disebut vena. Pada jantung terdapat tiga buah vena yang berhubungan langsung dengan jantung atrium yaitu vena cava superior, vena cava inferior dan vena pulmonalisVena cava superior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian atas menuju ke jantung, vena cava inferior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian bawah menuju ke jantung, dan vena pulmonalis adalah vena yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju ke jantung.
Tekanan darah pada orang dewasa yang normal adalah 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi disebut tekanan sistol. Nilai 80 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel relaksasi disebut tekanan diastol.
Bilik (ventrikel) kiri mempunyai lapisan yang paling tebal karena berfungsi mengedarkan darah dari jantung ke seluruh tubuh dan yang kedua ketebalannya adalah bilik (ventrikel) kanan karena tugasnya lebih ringan, yaitu memompakan darah menuju paru-paru.
b. Pembuluh darah
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Pembuluh darah terdiri dari pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler. Berikut ini beberapa istilah pada pembuluh darah:
1) Arteri, arah alirannya meninggalkan jantung. Darah dalam arteri kaya akan oksigen kecuali arteri paru-paru, letak pembuluh ini agak dalam dari permukaan kulit.
2) Arteriole, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan arteri.
3) Kapiler, berupa saluran tipis yang memungkinkan terjadi pertukaran zat antara darah dengan sel jaringan tubuh. Pada saat darah berada di kapiler, terjadi pertukaran gas oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2). Oksigen dari darah berdifusi ke sel-sel tubuh sedangkan karbon dioksida dari sel-sel tubuh berdifusi ke dalam darah.
4) Venule, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan vena.
5) Vena, berfungsi untuk mengalirkan darah dari kapiler menuju jantung. Dindingnya tipis dan kurang elastis. Arah aliran darah dalam vena menuju ke jantung. Darah di dalam vena kaya akan CO2 kecuali vena paru-paru. Letak pembuluh vena dekat dengan permukaan kulit.

2. Darah
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin. Hemoglobin berfungsi untuk mengangkut oksigen dan karbondioksida. Darah manusia terdiri atas:
a. Plasma
Plasma merupakan bagian darah yang berupa cairan. Fungsinya mengangkut sari makanan ke seluruh tubuh. Selain itu, di dalam plasma darah terdapat protein-protein yang mempunyai fungsi khusus. Protein dalam plasma, antara lain berupa albumin  yang berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik darah, globulin yang berfungsi membentuk antibodi, dan fibrinogen yang berfungsi untuk pembekuan darah. Bagian plasma darah yang berperan dalam sistem kekebalan disebut serum. Serum ini mengandung berbagai antibodi yang penting dalam sistem kekebalan tubuh.
b. Sel-sel darah
Sel-sel darah merupakan bagian darah yang berupa padatan. Sel-sel darah terdiri dari :
1) Eritrosit (sel darah merah), berfungsi untuk mengangkut hemoglobin yang berperan sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida. Bentuk eritrosit bikonkaf dan tidak berinti. Eritrosit dibentuk di sumsum merah tulang pipa dan tulang pipih, Eritrosit yang telah tua dan rusak dirombak di dalam limpa.
2) Leukosit (sel darah putih)berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh dan kekebalan, yaitu membunuh dan memakan mikroorganisme dan zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Leukosit dibentuk di sumsum tulang dan kelenjar limfa. Bentuk leukosit tidak tetap karena bersifat amoeboid, diapedesis, dan fagositosis. Amoeboid artinya dapat bergerak bebas.  Diapedesis artinya dapat menembus dinding pembuluh kapiler. Fagositosisyaitu dapat membunuh kuman dengan cara memakannya. Jumlah leukosit normal adalah 4.000-10.000 per mm3 darah. Saat terjadi infeksi, jumlahnya dapat melebihi 10.000 per mm3 darah yang disebut leukositosis. Jika kadar leukosit kurang dari 4.000 per mm3 disebut menderita penyakit leukopenia. Misalnya karena infeksi penyakit AIDS. Jika kadar leukosit di atas 200.000 per mm3 disebut menderita kanker darah atau leukemia.
3) Trombosit, berperan dalam pembekuan darah ketika terjadi luka. Trombosit dibentuk di sumsum tulang belakang dan dapat hidup selama 8 hari. Bentuknya bulat atau lonjong dan tidak berinti. Skema pembekuan darah :
Setiap komponen darah mempunyai fungsi tertentusehingga fungsi darah beraneka macam, yaitu:
a. Sel-sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke jantung dan ke seluruh tubuh.
b. Plasma darah, mengangkut sari makanan dari usus ke hati kemudian ke seluruh tubuh, urea dari hati ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin, dan hormon dari kelenjar endokrin ke seluruh tubuh.
c. Fagositosis, yaitu menelan kuman penyakit dan zat asing yang masuk dalam tubuh.
d. Limfosit menghasilkan antibodi untuk membunuh kuman dan antitoksin untuk menetralkan racun.
e. Trombosit melakukan pembekuan darah ketika terjadi luka. Yang berperan penting adalah trombosit.
f. Menjaga kestabilan suhu tubuh, yaitu berkisar pada 37°C walaupun suhu lingkungan berubah. Darah mampu menyebarkan energi panas secara merata ke seluruh tubuh.

3. Golongan darah
Karl Landsteiner (1968-1947), seorang ahli dari Austria, menemukan cara penggolongan darah dengan sistem AB0. Menurut beliau, darah dapat dibedakan menjadi golongan darah A, B, AB, dan 0 (nol). Penentuan golongan darah berdasarkan kandungan aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi) dalam darah. Aglutinogen merupakan protein dalam sel darah merah yang dapat digumpalkan oleh aglutinin. Ada dua jenis aglutinogen pada darah yaitu aglutinogen A dan aglutinogen B. Aglutinin merupakan protein di dalam plasma darah yang menggumpalkan aglutinogen. Aglutinin berfungsi sebagai zat antibodi. Terdapat dua macam aglutinin yaitu aglutinin α (alfa) dan aglutinin β (beta). Aglutinin α disebut juga serum anti A yang akan menggumpalkan aglutinogen A. Sedangkan aglutinin β disebut juga serum anti B yang akan menggumpalkan aglutinogen B.
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Tranfusi darah adalah proses penyaluran darah dari orang satu ke orang yang lainnya. Donor berarti pemberi dalam tranfusi darah dan resipien berarti penerima dalam tranfusi darah. 
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Golongan darah 0 disebut donor universal, artinya secara teori dapat ditransfusikan ke semua golongan darah tanpa digumpalkan oleh resipien. Hal ini disebabkan karena golongan darah 0 tidak mengandung aglutinogen. Sedangkan golongan darah AB disebut resipien universal, karena secara teori dapat menerima transfusi darah dari golongan apa saja. Hal ini disebabkan karena golongan AB tidak mengandung aglutinin, sehingga tidak akan menggumpalkan darah jenis apapun dari donor.

4. Sistem peredaran getah bening
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda geveducation:  Sistem Peredaran Darah Manusia
Fungsi sistem peredaran getah bening (limfa) sebagai berikut:
a. Untuk sistem pertahanan tubuh.
b. Mengangkut kembali cairan tubuh, cairan plasma darah, sel darah putih yang berada di luar pembuluh darah, dan mengangkut lemak dari usus ke dalam sistem peredaran darah.
Cairan limfa mengandung sel-sel darah putih yang berfungsi mematikan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Cairan ini keluar dari pembuluh darah dan mengisi ruang antarsel sehingga membasahi seluruh jaringan tubuh.
Pembuluh limfa mempunyai banyak katup dan terdapat pada semua jaringan tubuh, kecuali pada sistem saraf pusat. Kelenjar limfa berfungsi untuk menghasilkan sel darah putih dan menjaga agar tidak terjadi infeksi lebih lanjut.
Alat tubuh yang mempunyai fungsi yang sama dengan kelenjar limfa yaitu limpa dan tonsil. Limpa merupakan sebuah kelenjar yang terletak di belakang lambung dan berwarna ungu. Fungsinya antara lain sebagai tempat penyimpanan cadangan sel darah, membunuh kuman penyakit, pembentukan sel darah putih dan antibodi, dan tempat pembongkaran sel darah merah yang sudah mati.
Tonsil atau amandel terletak di bagian kanan dan kiri pangkal tenggorokan. Tonsil yang berada di belakang anak tekak yaitu di dalam rongga hidung disebut polip hidung. Fungsi tonsil adalah untuk mencegah infeksi yang masuk melalui hidung, mulut, dan tenggorokan.

5. Kelainan pada peredaran darah
Beberapa kelainan pada sistem peredaran darah, yakni:
a. Anemia, merupakan keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin atau sel darah merah. Kadar hemoglobin yang rendah menyebabkan tubuh kekurangan oksigen sehingga tubuh akan terasa lesu, kepala pusing, dan muka pucat. Pendarahan yang berat juga dapat mengakibatkan anemia. Selain itu anemia dapat terjadi akibat terganggunya produksi eritrosit.
b. Serangan jantung, ditandai dengan sakit pada bagian dada, gelisah, pucat, dan kulit terasa dingin. Serangan jantungnya hebat dan tidak segera mendapat pertolongan dapat menimbulkan gagalnya jantung memompa darah. Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terkena serangan jantung adalah tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok, penyakit diabetes melitus, kegemukan, dan kurang olahraga.
c. Varises, yaitu pelebaran pembuluh vena terutama di bagian kaki. Pada varises yang parah, pembuluh vena tampak melebar dan berkelok-kelok. Varises disebabkan oleh cacat/kerusakan pada katup vena sejak lahir. Varises juga sering terjadi karena bertambahnya beban vena akibat terlalu banyak berdiri, kehamilan, dan sebagainya. Pelebaran vena pada bagian anus disebut wasir atau ambeian.
d. Tekanan darah rendah (hipotensi), yaitu keadaan tekanan darah yang di bawah normal. Gejala hipotensi adalah lesu, pusing, dan gangguan penglihatan, bahkan sampai pingsan. Penyebabnya dapat karena terlalu banyak meminum obat penurun tekanan darah, muntaber, dan pendarahan.
e. Tekanan darah tinggi (hipertensi), yaitu keadaan tekanan darah yang melebihi tekanan normal. Penyebab hipertensi adalah nikotin pada rokok, faktor keturunan, stress, kelebihan berat badan, kelebihan garam, kurang olahraga dan kelebihan obat-obatan.


 Demikian yang terbaru, terkait dengan Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 4)

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya