Geveducation: Panduan Menulis Proposal Penelitian


Sebagai seorang mahasiswa tingkat akhir tentunya proposal penelitian menjadi syarat mutlak untuk menyelesaikan studi di universitas. Pada dasarnya proposal penelitian adalah bentuk pengajuan sebelum melakukan penelitian dengan berbentuk skripsi. Perbedaan proposal penelitian dengan skripsi salah satunya tidak berbentuk bab atau chapter lebih dekatnya mirip dengan makalah.
Geveducation:  Panduan Menulis Proposal Penelitian

Apa itu Proposal Penelitian?

Research proposal, atau selanjutnya disebut proposal penelitian, adalah sebuah dokumen singkat yang berisi rencana seseorang untuk melakukan penelitiannya. Sebuah proposal penelitian untuk studi lanjut (S2 maupun S3) bisa sangat singkat (1-2 halaman atau 500 kata) atau sangat panjang (15 halaman atau 6000 kata), tergantung persyaratan dari universitas atau program studi yang dituju.

Proposal penelitian yang baik harus memiliki beberapa kriteria di bawah ini:

  1. Judul penelitian harus tegas dan menarik. Judul atau tema sebaiknya menunjukkan isi dari penelitian itu sendiri.
  2. Latar belakang harus jelas dan mendukung. Apa yang membuat kita ingin dan perlu meneliti hal tersebut? Apa yang kita saksikan (observasi) di sekitar kita? Apa yang kita telah baca dan ketahui? Apa yang sedang jadi persoalan? Fakta dan fenomena apa yang terjadi atau teramati sehingga kita merasa perlu adanya penelitian? Mengapa penelitian yang ingin dan perlu kita lakukan ini penting (adakah gap/celah antara apa yang ada saat ini dan yang ingin kita teliti)?
  3. Pernyataan penelitian (research statement atau thesis statement) dan maksud harus disampaikan dengan tegas dan jelas. Maksud (purpose) ini kadang bermakna sama atau kabur dengan tujuan (aim) dan seringkali penggunaanya tertukar. Untuk proposal penelitian, hal ini tidak masalah, sejauh pernyataan penelitian kita jelas. Pernyataan penelitian ini bermakna sama dengan pertanyaan penelitian (research question) yang menjadi motivasi filosofis mengapa penelitian itu dilakukan.
  4. Adanya alasan (justifikasi) mengapa penelitian ini penting dilakukan, yang didukung oleh studi literatur tentang penelitianpenelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan pernyataan mengenai kontribusi dari penelitian ini.  

 

Tujuan Proposal Penelitian

Proposal penelitian bertujuan untuk meyakinkan calon pembimbing, universitas atau program studi yang dituju bahwa:

  1. Ada kebutuhan akan penelitian tersebut, dan penelitian ini signifikan dan penting. Selain itu, penelitian yang akan dijalankan ini merupakan sesuatu bentuk pencarian yang asli.
  2. Ada hal baru (original) dan asli (genuine) yang diberikan oleh hasil penelitian ini (original contribution to the body of knowledge).
  3. Penelitian ini merupakan sesuatu yang terkait dengan penelitian lain dan berhubungan dengan school of thoughts pada topik tersebut, dan berorientasi pada teori tertentu.
  4. Penelitian merupakan hal yang dapat dilakukan (feasible) berdasarkan pertimbangan batasan waktu (sesuai masa studi), dana, ketersediaan pembimbing (kesesuaian sumber daya di universitas atau program studi atau kesesuaian bidang ilmu calon pembimbing) dan akses terhadap data yang diperlukan.
  5. Penelitian sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan peneliti ybs (calon mahasiswa).

Struktur Penulisan Proposal

Sebuah proposal penelitian biasanya terdiri dari hal-hal berikut (tergantung panjang atau pendeknya sebuah proposal):

  1. Halaman depan (cover page)
  2. Pendahuluan atau Latar Belakang
  3. Maksud dan Tujuan Penelitan
  4. Studi Literatur
  5. Usulan Metodologi Penelitian
  6. Rencana Penelitian (Jadwal/Rencana Waktu)
  7. Struktur Tesis Signifikansi dan Hasil yang Diharapkan
  8. Daftar Pustaka

Halaman depan (Cover page)
Halaman depan biasanya berisi judul dan dan siapa calon mahasiswa/peneliti yang akan melakukannya. Pemilihan judul merupakan kriteria penting dalam penulisan proposal penelitian. Judul harus menjelaskan fokus penelitian, singkat, mudah dipahami dan menggunakan kata-kata kunci di bidang studi yang dituju.
Selain itu, halaman muka biasanya menunjukkan juga universitas, program studi dan degree atau level pendidikan yang dituju (Master of Engineering, Master of Philosophy atau Doctor of Philosophy).

Pendahuluan atau Latar Belakang (Background)
Pendahuluan untuk sebuah proposal penelitian harus singkat (cukup dua atau tiga paragraf, bahkan mungkin satu paragraf). Proposal harus jelas dan padat, langsung pada fokus penelitian. Pendahuluan perlu memberikan arah atau penjelasan mengenai area penelitian sekaligus sub area yang dituju (spesifik). Selanjutnya, pendahuluan perlu menunjukkan research gap atau celah dari penelitian yang ingin diisi, dan dilanjutkan dengan pertanyaan penelitian (research question).
Pendahuluan ditutup dengan pernyataan penelitian atau yang sering disebut thesis statement. Thesis statement merupakan usulan jawaban atas pertanyaan penelitian.

Maksud dan tujuan penelitian (The Aim and Purpose of The Study)
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, maksud penelitian merupakan tujuan yang bersifat luas dalam area penelitian yang ingin dilakukan. Dalam contoh yang diberikan, maksud penelitian adalah “to describe the role of marketing management in agricultural marketing theory and practice”. Beberapa pilihan kata kerja yang yang sering digunakan untuk menyatakan pernyataan penelitian (thesis statement) adalah:
- study - report
- present - describe - explore - examine
- develop - introduce
- show - aim to
- focus - discuss
Selanjutnya perlu dituliskan tujuan penelitian yang merupakan bentuk rinci dan lebih teknis dari maksud penelitian. Tujuan merupakan penjabaran dari maksud menjadi sesuatu yang lebih terukur dan jelas bagaimana cara pencapaiannya (menggambarkan metodologi yang diusulkan). Untuk mempermudah penulisan tujuan, biasanya disebutkan What, How, Why dan What if dari permasalahan ini.

Studi Literatur (Literature Review)
Studi literatur berisi tentang penjelasan apa yang telah dilakukan oleh peneliti lain di area yang akan diteliti dan apa yang akan kita lakukan. Studi literatur biasanya diawali dengan pembahasan teori dan penelitian yang telah memberi signifikansi dalam area penelitian tersebut (dapat juga berisi: state-of-the-art, school of thoughts). Studi literatur selanjutnya menjabarkan gap atau celah dalam literatur secara lebih detil dibandingkan dalam pendahuluan. Studi literatur dapat juga menjelaskan definisi dari istilah kunci (key terms) yang digunakan.
Sebagai penutup, studi literatur biasanya juga berisi model atau kerangka kerja teoritis (theoretical framework) yang akan digunakan dalam penelitian.
Sebuah studi literatur dapat berbentuk penggambaran (deskripsi), pengategorian (klasifikasi) atau pengategorian dan evaluasi.
(Examiners) wish list for the literature review:
- All the literature is included;
- The focus of the review is prominent and sharp;
- “Everything I’ve ever read syndrome: is avoided;
- All sources are relevant and recent;
- The study is located in the context of previous research;
- Literature on methodology is included.

Usulan Metodologi Penelitian
Dalam proposal penelitian, metodologi tidak perlu digambarkan secara detil, tapi perlu ada penjelasan atas pilihan metodologi tertentu yang akan digunakan pada penelitian ini. Misalnya, apakah penelitian akan dijalankan dengan metode penelitian kuantitatif atau kualitatis, apakah ada studi kasus yang akan digunakan dan bentuk studi kasusnya.
Pada metode penelitian kuantitatif, perlu dijelaskan juga, alat ukur statistika apa yang akan digunakan, variabel apa saja yang akan diuji. Selain itu, dalam usulan metodologi penelitian, dapat juga dijelaskan kemudahan akses terhadap data maupun cara analisis data yang akan dilakukan.

Rencana Penelitian
Rencana penelitian dilihat dalam sebuah proposal penelitian sebagai kemampuan calon peneliti (calon mahasiswa) dalam pengelolaan waktu studinya, dan kemampuan calon peneliti dalam menentukan arah dan rencana penelitiannya selama studi. Hal ini menunjukkan kemampuan pengorganisasian waktu dan pekerjaan.
Rencana penelitian dapat ditunjukkan dalam bentuk tabel ataupun timeline (Gantt Chart) ataupun peta aliran proses.
Dalam proposal penelitian yang singkat, rencana penelitian tidak perlu disajikan dalam bentuk tabel namun dapat dijelaskan dalam satu sampai dua kalimat saja, menjelaskan lama penelitian dan pentahapannya.
Dalam rencana penelitian yang terkait dengan proyek atau beasiswa tertentu, penulisan rencana studi lapangan (field work) menjadi aspek yang penting agar lembaga pemberi beasiswa dapat menentukan anggaran untuk field work yang biasanya membutuhkan anggaran ekstra.

Struktur Tesis
Struktur tesis tidak selalu harus ada dalam proposal penelitian yang ditujukan untuk mendaftar sekolah, namun perlu ada pada proposal penelitian setelah diterima di program studi/universitas yang dituju, Struktur tesis berisi fokus dari masing-masing bab dalam tesis.

Signifikansi dan Hasil yang Diharapkan
Signifikansi dan hasil yang diharapkan biasanya hanya merupakan prediksi dari tujuan penellitian dan dari pernyataan tesis (thesis statement) yang telah dibuat. Pada proposal penelitian umum yang digunakan untuk mendaftar ke program studi atau universitas tertentu, signifikansi dan hasil yang diharapkan tidak diperlukan sejauh thesis statement sudah terbangun dengan baik. Namun, jika proposal penelitian dibuat terkait dengan beasiswa atau proyek tertentu, maka bagian ini merupakan sesuatu hal yang penting.
Jika kita melamar beasiswa yang berhubungan dengan kerja sama antar negara (seperti Australia's Development Awards yang ditujukan bagi orang Indonesia), hal yang cukup penting untuk dituliskan adalah manfaat penelitian itu bagi Indonesia. Namun, penulisan manfaat ini perlu dipertimbangkan dengan baik sehingga bukan sesuatu manfaat yang bersifat umum saja.

Daftar Pustaka
Penggunaan daftar pustaka yang baik merupakan salah satu hal yang penting karena hal ini dapat menunjukkan kemampuan dan pengalaman kita dalam melakukan penelitian dan membuat pelaporan yang andal dan valid. Penulisan daftar pustaka akan lebih baik jika mengikuti tata cara pereferensian yang digunakan oleh calon pembimbing atau gaya selingkung baku yang dimililiki oleh program studi yang dituju.

Itulah artikel tentang panduan menulis proposal yang benar. Artikel ini bukan merupakan satu-satunya pegangan dalam membuat research proposal (proposal penelitian). Namun, artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai research proposal dan bagaimana mahasiswa dapat menuliskan rencana studinya (baik S1, S2 jalur riset maupun S3) dengan baik sehingga dapat mengomunikasikan rencana studinya kepada calon pembimbing dan universitas yang dituju.
Jika artikel ini berguna, silakan disebarkan informasinya kepada orang lain yang membutuhkan. Kami juga mengharapkan adanya masukan, kritik, saran dan pertanyaan mengenai hal-hal yang ada di artikel ini supaya artikel ini dapat menjadi lebih berguna bagi mereka yang akan melanjutkan studi.

References 

  • https://carinsuranceaccidendt.blogspot.com/search?q=26/cara-membuat-proposalpenelitian-untuk-beasiswa-luar-negeri/ dan dari Centre of Excellence in Learning and Teaching, the University of Melbourne
  • http://tlu.fbe.unimelb.edu.au/pdfs/ helpsheets/ research_skills/ research_proposal.pdf
  • http://www.lc.unsw.edu.au/onlib/thesis; http://www.education.monash.edu.au/students/current/study-resources/ proposalwriting.html
  • http://www.education.monash.edu.au/students/current/studyresources/proposalwriting.html
  • http://madeandi.com/2012/06/26/cara-membuat-proposal-penelitian-untukbeasiswa-luar-negeri
  • http://tlu.fbe.unimelb.edu.au/pdfs/helpsheets/research_skills/research_propo sal.pdf
  • http://webservices.cofa.unsw.edu.au/documents/download/2
  • King, M., 1999, What Examiners Typically Say [Presentation]

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya