Geveducation: Pengertian dan Contoh Kata Pengantar Pada Karya Ilmiah

Pengertian dan Contoh Kata Pengantar - Sebuah karya ilmiah seperti skripsi, makalah, laporan dan lainnya dikatakan baik salah satunya adalah memiliki kerangka yang berurutan sesuai dengan aturan pendidikan seperti :

Geveducation:  Pengertian dan Contoh Kata Pengantar Pada Karya Ilmiah
  1. Judul Karya Ilmiah
  2. Kata Pengantar
  3. Daftar Isi
  4. Pendahuluan
  5. Pembahasan
  6. Kesimpulan, dan
  7. Daftar Pustaka
Selain halaman judul dan daftar isi dan lainnya sebagai syarat dari sebuah karya ilmiah, termasuk juga dengan kata pengantar.

Lalu Apa Itu Kata Pengantar Pada Karya Ilmiah?

Berdasarkan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata pengantar dapat di artikan sebagai kata pendahuluan, prakata, atau bisa di sebut juga mukadimah.

Secara arti luas kata pengantar adalah sebuah halaman statis yang mencakup perkenalan dan rasa syukur atas terselesaikannya karya ilmiah tersebut. Namun ada juga penambahan seperti yang sering tertera pada kata pengantar skripsi yang mana memberikan ucapan rasa terima kasih kepada pihak yang telah berjasa atas terselesaikannya skripsi tersebut.

Pengertian lain dari kata pengantar itu sendiri adalah bagian terpenting dari suatu karya ilmiah yang mana baik atau kurang baiknya karya ilmiah, di lihat dari isi kata pengantarnya itu tersebut. Kata pengantar umumnya dapat berbentuk pengharapan dan juga penjelasan terkait tema atau isi dari karya ilmiah tersebut.

Sebagai bahan pengetahuan tentang apa saja isi dari kata pengantar, berikut adalah aspek - aspek yang ada dalam kata pengantar karya ilmiah :

  1. Ucapan syukur kepada Tuhan YME
  2. Penjelasan tujuan pembuatan karya ilmiah tersebut
  3. Penjelasan pelaksanaan pembuatan karya ilmiah tersebut
  4. Penjelasan bahwa karya ilmiah tersebut di kerjakan dengan beberapa bantuan / bimbingan.
  5. Ucapan terima kasih kepada pihak / lembaga yang membantu
  6. Harapan si penulis atas karya ilmiahnya.
  7. Manfaat bagi si pembaca serta kritik dan saran membangun
  8. Pencantuman kota, tanggal dan si penulis (tanpa tanda tangan)
Untuk penulisan kata pengantar itu sendiri di tulis dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, karena kata pengantar sifatnya resmi. Hindari penulisan yang berbentuk seperti penyalinan isi dari BAB atau kesimpulan.

Berikut hal - hal yang harus dihindarkan ketika membuat kata pengantar :

  1. Pengungkapan perasaan terlalu berlebihan
  2. Terlalu bertele - tele
  3. Kurang meyakinkan
  4. Terlalu panjang dalam penulisan
  5. Menguraikan isi dari karya ilmiah tersebut
Dalam kata pengantar, ejaan, tulisan, kalimat, tanda baca dan paragraph harus lah berkesinambungan jangan seperti kalimat yang terasa mengeja. Seperti contoh di bawah ini.

Contoh kesalahan dalam pengetikan kata pengantar:
  1. Penggunaan kalimat yang lazim digunakan dalam pergaulan, bahasa lisan. Seperti “memanjatkan puji dan syukur kepada…”. “dengan rahmat dan hidayah-Nya” Seharusnya seperti berikut: Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga paper “Global Warming,” dapat diselesaikan dengan baik.
  2. Salah ejaan, dengan puji dan syukur tugas selesai. Seolah-olah tanpa usaha serta seperti semacam sulapan. Seharusnya: Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga berhasil menyelesaikan makalah”Efek Global Warming”

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya