geveducation: Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)


Rangkuman Materi IPA K13 SD - Selamat datang di Geveducation, apa kabar Bapak/Ibu guru kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 SD? pada kesempatan semester 2 genap tahun pelajaran 2018/2019 ini berikut admin share mengenai Rangkuman Materi Muatan IPA Tematik K-2013 Kurtilas Kurikulum 2013 SD yang mana rangkuman materi sains atau  Ilmu Pengetahuan Alam ini dapat juga adik-adik kelas 6 SD simak sebagai referensi belajar mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Ujian Sekolah 2019 USBN 2019.

Sebelum ke Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2), silahkan Bapak/Ibu baca mengenai Miskonsepsi dalam Biologi di Sekolah Dasar.


Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di jenjang sekolah dasar (SD). IPA di SD merupakan gabungan dari beberapa bidang kajian ilmu, yakni fisika, kimia, ilmu pengetahuan luar angkasa (IPBA), dan biologi. Konsep dasar dari keseluruhan bidang kajian ilmu tersebut dipelajari di SD dalam mata pelajaran IPA.
Biologi adalah ilmu tentang organisme hidup. Untuk itu, biologi dalam mata pelajaran IPA di SD membahas berbagai konsep organisme hidup. Konsep tersebut terdiri dari konsep tumbuhan, hewan, manusia, dan lingkungan. Konsep terbentuk di dalam pikiran manusia. Ketidaksesuain pengetahuan atau pemahaman dapat menimbulkan kesalahan memahami konsep. Hal ini biasa disebut dengan istilah miskonsepsi.
Miskonsepsi berasal dari dua kata bahasa Inggris, yakni miss yang berarti salah atau kesalahan dan concept yang berarti pemahaman atau pemikiran. Dengan kata lain, miskonsepsi adalah salah pemikiran. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya: (1) pandangan yang salah dalam memahami peristiwa, (2) salah menangkap suatu penjelasan, dan (3) bimbingan guru yang tidak tepat. Miskonsepsi dapat terjadi pada berbagai bidang ilmu termasuk biologi. Berikut merupakan contoh miskonsepsi dalam biologi di SD:
No.
Jenis
Miskonsepsi
Konsep yang benar
1.
Tumbuhan
Tumbuhan menyerap sari-sari makanan dari dalam tanah.
Pernyataan ini tidak tepat, karena pada umumnya tumbuhan tidak menyerap sari-sari makanan, namun menyerap mineral dan air dari dalam tanah, kecuali tumbuhan jamur.
2.
Tumbuhan
Tumbuhan bernafas menyerap karbondioksida.
Tidak benar, semua makhluk hidup bernafas dengan menyerap oksigen termasuk tumbuhan. Memang benar tumbuhan dapat menyerap karbondioksida, namun bukan pada proses pernapasan, tetapi pada proses fotosintesis.
3.
Tumbuhan
Tumbuhan bernafas pada malam hari.
Salah satu ciri dari makhluk hidup yakni bernafas, makhluk hidup mungkin tahan bila tidak makan atau minum, tetapi tidak akan tahan bila tidak bernafas dalam beberapa menit saja.
4.
Tumbuhan
Batang monokotil tidak bercabang.
Banyak contoh tumbuhan monokotil yang memiliki cabang, seperti: bambu, pandan, rumput, dan lain-lain.
5.
Tumbuhan
Fotosintesis hanya terjadi di siang hari.
Fotosintesis dapat terjadi kapan saja, asalkan ada cahaya dengan gelombang dan intensitas yang sesuai diperlukan oleh tumbuhan. Cahaya lampu dapat pula digunakan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.
6.
Hewan
Hewan yang hidup di air bernafas dengan insang.
Tidak semua hewan yang hidup di air bernafas dengan insang, contohnya: lumba-lumba dan ikan paus yang bernafas dengan paru-paru.

7.
Hewan
Ciri hewan beranak adalah memiliki daun telinga.
Tidak semua hewan beranak memiliki daun telinga, contohnya: lumba-lumba dan ikan paus.
8.
Tumbuhan
Fotosintesis adalah proses pengolahan makanan pada tumbuhan yang terjadi di daun.
Pernyataan ini kurang tepat, contohnya pada tumbuhan kaktus. Fotosintesis tidak terjadi pada daun, namun terjadi pada batang.
9.
Hewan
Amphibi adalah hewan yang hidup di dua alam.
Faktanya katak adalah hewan amphibi, namun katak tidak dapat bernafas di dalam air, karena katak bernafas dengan paru-paru dan kulit.
10.
Hewan
Contoh hewan yang mengalami metamorphosis sempurna adalah katak.
Katak adalah hewan bertulang belakang/vertebrata. Semua hewan vertebrata tidak mengalami metamorphosis.
11.
Tumbuhan
Tumbuhan lumut berkembang biak dengan spora.
Perkembangbiakan lumut tidak hanya menghasilkan spora, namun juga menghasilkan gamet. Perkembangbiakan berikut disebut metagenesis.
12.
Manusia
Penyerapan zat terjadi hanya pada usus halus
Konsep ini salah karena penyerapan zat terjadi juga pada lambung yakni menyerap zat yang mengandung obat-obatan.
13.
Manusia
Di dalam mulut hanya terjadi pencernaan secara mekanik.
Dalam mulut terjadi pencernaan secara mekanik maupun kimiawi. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gigi sedangkan pencernaan secara kimiawi dilakukan oleh air ludah.
14.
Lingkungan
Air laut berwarna biru.
Air laut tidak memiliki warna, warna air laut sama dengan warna air pada umumnya. Air laut merefleksikan warna langit yang biru.
15.
Lingkungan
Jumlah air berkurang dari masa ke masa.
Faktanya jumlah air masih tetap dari awal penciptaan bumi, yang berubah adalah bentuk dari air dalam silklus air.
16.
Manusia
Sistem pernapasan manusia terdiri dari hidung, laring, pharing, trachea, bronchus, dan paru-paru.
Pharing adalah pangkal kerongkongan. Jadi, pharing tidak termasuk sistem pernafasan, namun termasuk sistem pencernaan.
17.
Lingkungan
Flu disebabkan oleh temperatur dingin.
Flu tidak disebabkan oleh temperatur dingin, namun oleh virus.
18.
Tumbuhan
Perkembangbiakan vegetatif buatan dilakukan dengan cara menempel dan menyambung (stek).
Konsep pembiakan adalah pertambahan individu, pada cara menyambung dan menempel sebenarnya tidak terjadi pertambahan individu.
19.
Tumbuhan
Tulang daun monokotil sejajar, sedangkan tulang daun dikotil menyirip atau menjari.
Pohon pisang termasuk tumbuhan monokotil, namun memiliki tulang daun menyirip. Tumbuhan lontar juga termasuk monokotil dan memiliki tulang daun menjari. Jadi, bukan tulang daun yang dibedakan, tapi pertulangan daun. Pada dikotil membentuk anyaman, sedangkan monokotil sejajar.
20.
Tumbuhan
Anggrek yang menempel pada ranting pohon mangga merupakan parasit.
Anggrek hanya menempel pada kulit pohon. Semua kebutuhan seperti karbon dioksida dan air diambil sendiri dari udara. Anggrek melakukan fotosintesis untuk memenehu kebutuhan makannya.
21.
Lingkungan
Rantai makanan adalah peristiwa makan memakan yang terjadi berurutan.
Rantai makanan bukanlah peristiwa makan memakan. Konsep makan memakan adalah saling makan, sedangkan yang terjadi adalah satu pihak yang dimakan sedangan pihak yang memakan tidak, tapi ada potensi untuk dimakan oleh organisme lainnya.
22.
Manusia
Pernafasan dan respirasi berarti sama.
Secara konsep kedua istilah tersebut berarti berbeda. Pernafasan adalah pada saat menghirup dan mengeluarkan udara. Sedangkan respirasi terjadi di dalam sel, yakni pada proses oksidasi glukosa.
23.
Hewan
Terdapat zat perekat pada kaki cicak.
Tidak terdapat zat perekat pada kaki cicak, namun terdapat bantalan bergaris-garis pada telapak kaki cicak. Cicak memanfaatkan kontraksi dan relaksasi otot pada kaki untuk melekaktkan tubuhnya pada dinding.
24.
Manusia
Gerak peristaltik terjadi di kerongkongan.
Gerak peristaltik berfungsi untuk mendorong makanan, jadi gerak ini terjadi sepanjang saluran pencernaan.
25.
Tumbuhan
Tumbuhan melinjo bijinya berkeping satu, maka termasuk monokotil.
Pembagian kelompok monokotil dan dikotil hanya terdapat pada tumbuhan biji tertutup, sedangkan melinjo termasuk tumbuhan biji terbuka.

 
Ok, kembali ke Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2), silahkan baca selengkapnya di bawah ini:

Bagian Utama Tumbuhan dan Fungsinya
Tumbuhan merupakan salah satu klasifikasi makhluk hidup. Tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun yang berfungsi sebagai media penciptaan makanan bagi tumbuhan.
geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/
Tubuh tumbuhan secara umum memiliki anatomi yang serupa, yakni memiliki bagian akar, batang, daun, bunga, dan buah. Meski begitu terdapat beberapa tumbuhan yang tidak memiliki satu atau beberapa dari bagian anatomi umum tersebut. Adapun penjelasan lebih rinci mengenai bagian utama tumbuhan dijabarkan sebagai berikut:

1. Akar

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar merupakan bagian yang penting bagi tumbuhan. Secara umum, akar tumbuhan berada di bawah tanah, meski terdapat beberapa tumbuhan yang memiliki akar di atas tanah.
Fungsi utama akar tumbuhan, yakni:
a. Menancapkan tumbuhan ke dalam tanah.
b. Menyerap air dan mineral dari dalam tanah.
c. Sebagai tempat menyimpan makanan, misalnya pada tumbuhan wortel, lobak, ubi kayu, dan lain-lain.
Akar terdiri atas dua bagian utama, yaitu:
a. Rambut akar (bulu akar) berfungsi untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah.
b. Tudung akar berguna untuk melindungi akar pada saat menembus tanah.
Berdasar pada bentuknya, akar dapat dibedakan menjadi dua macam, antara lain:

a. Akar serabut

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar serabut yaitu akar tumbuhan yang bijinya berkeping satu, misalnya akar kelapa dan akar pepaya. Akar serabut berbentuk seperti serabut. Semua bagian akar keluar dari pangkal batang. Ukuran bagian pangkal dan ujung akar serabut hampir sama.

b. Akar tunggang

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar tunggang adalah akar tumbuhan yang bijinya berkeping dua, misalnya akar kopi, mangga, dan asam. Akar tunggang mempunyai akar pokok. Akak pokok tersebut bercabang-cabang sehingga menjadi akar-akar yang lebih kecil. Namun demikian, tumbuhan berkeping dua yang ditanam dengan cara dicangkok tidak mempunyai akar tunggang. Tumbuhan berkeping dua yang dicangkok akan memiliki akar serabut.

Terdapat beberapa tumbuhan yang memiliki akar khusus. Akar ini memiliki sifat dan kegunaan khusus sebagai berikut:

a. Akar gantung

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar gantung tumbuh pada bagian tumbuhan yang berada di atas tanah. Akar ini menggantung di udara. Akar gantung terdapat pada pohon beringin.

b. Akar pelekat

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar pelekat tumbuh pada bagian batang. Akar tersebut berguna untuk menempelkan tumbuhan itu pada kayu, tembok, atau tumbuhan lain, misalnya akar pada tumbuhan sirih dan lada.

c. Akar tunjang

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar tunjang tumbuh pada bagian bawah batang. Akar itu tumbuh ke segala arah, gunanya untuk menunjang agar batang tidak rebah, misalnya akar pada pohon pandan.

d. Akar napas

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Akar napas merupakan cabang-cabang dari akar tumbuhan tersebut. Akar itu tumbuh ke atas sehingga muncul di permukaan tanah atau air. Akar napas berguna untuk keluar masuknya udara ke dalam tumbuhan, misalnya akar pohon bakau.

2. Batang

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada di atas tanah. Batang mempunyai kegunaan, yaitu:
a. Sebagai tempat tumbuh daun, bunga, dan buah.
b. Sebagai pengangkut air dan mineral dari akar ke daun.
c. Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, misalnya ketela rambat dan sagu.
Terdapat tiga jenis batang, yaitu:

a. Batang basah

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Batang basah, yaitu batang tumbuhan yang lunak dan berair, misalnya batang tanaman bayam.

b. Batang berkayu

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Batang berkayu, yaitu batang tumbuhan yang terdiri atas kayu, misalnya batang pohon mangga.

c. Batang rumput

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Batang rumput, yaitu batang tumbuhan yang beruas-ruas dan berongga, misalnya batang padi dan rumput.

3. Daun

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Daun adalah bagian tumbuhan yang tumbuh pada batang. Daun pada umumya berwarna hijau. Ada daun yang berwarna hijau muda, ada yang berwarna hijau tua. Ada pula daun yang tidak berwarna hijau, misalnya daun pada tanaman puring.
Fungsi atau kegunaan daun sebagai berikut:
a. Untuk melakukan pernapasan.
b. Sebagai tempat pembuatan makanan.
c. Tempat terjadinya penguapan.
Bentuk daun berdasarkan susunan tulang daunnya terdapat empat macam, yakni:

a. Bertulang menyirip

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Daun bertulang menyirip bentuknya seperti susunan sirip ikan. Contoh daun mangga, jambu, dan nangka.

b. Bertulang menjari

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Daun bertulang menjari bentuknya seperti jari-jari tangan. Contoh daun pepaya, daun singkong, dan daun kapas.

c. Bertulang melengkung

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Daun bertulang melengkung, bentuknya berupa garis-garis melengkung, contoh daun genjer.

d. Bertulang sejajar

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Daun bertulang sejajar, bentuknya berupa garis-garis sejajar, contoh daun padi dan daun jagung.

Jenis daun berdasar jumlah helai daun pada tangkai daun ada dua macam, sebagai berikut:

a. Daun tunggal

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Bila pada sebatang tangkai daun hanya terdapat satu helai daun, misalnya daun singkong, daun pepaya, dan daun pisang.

b. Daun mejamuk

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Bila pada sebatang tangkai daun terdapat beberapa helai daun, misalnya daun belimbing, daun asam, dan daun mawar.

4. Bunga

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Bunga pada tumbuhan memiliki ragam bentuk dan warna. Ada bunga yang berwarna putih, kuning, merah, ungu, dan sebagainya. Fungsi bunga adalah sebagai alat berkembang biak. Bunga dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

a. Bunga tidak sempurna

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Bunga ini hanya mempunyai benang sari saja atau putik saja. Bunga yang hanya mempunyai benang sari saja disebut bunga jantan. Bunga yang hanya memiliki putik saja disebut bunga betina.

b. Bunga sempurna

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Bunga sempurna memiliki benang sari dan putik. Bunga sempurna terdiri atas bagian-bagian berikut:
1) Tangkai bunga, yaitu bagian yang menghubungkan antara batang dengan bunga.
2) Kelopak bunga, yaitu bagian yang berfungsi untuk melindungi ketika bunga masih kuncup. Kelopak bunga berwarna hijau, bentuknya menyerupai daun. Kelopak bunga akan membelah bila bunga mekar.
3) Mahkota bunga, yaitu bagian bunga yang indah. Mahkota biasanya berbentuk menarik dan berwarna-warni. Mahkota bunga berguna untuk menarik perhatian serangga.
4) Benang sari, yaitu alat kelamin jantan bunga, berguna sebagai alat perkembangbiakan.
5) Putik, yaitu alat kelamin betina bunga. Berguna sebagai alat perkembangbiakan.

5. Buah

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Buah merupakan hasil dari penyerbukan dan pembuahan antara serbuk sari dan putik. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Buah memiliki fungsi, yakni untuk melindungi biji dan sebagai tempat menyimpan makanan, seperti pada tumbuhan mangga, durian, dan rambutan. Adapun biji berfungsi sebagai calon tumbuhan baru.
Buah berdasar jenis bijinya terbagi atas dua macam, yakni:

a. Biji berkeping satu (monokotil)

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Ciri tumbuhan yang memiliki biji berkeping satu yang paling khas adalah bijinya tunggal karena hanya memiliki satu daun lembaga, berakar serabut, daun berseling, tulang daun sejajar, dan berbentuk pita. Contohnya, pada tumbuhan padi dan kapas.

b. Biji berkeping dua (dikotil)

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

Ciri tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua yang paling khas adalah batang pada umumnya bercabang, daun memiliki ruas menjari atau menyirip, dan memiliki akar tunggang. Contohnya, pada tumbuhan mangga dan jambu air.
Laporan Hasil Penelitian Mengamati Jaringan Pada Tumbuhan Pacar Air 


Laporan Hasil Penelitian Mengamati Jaringan Pada
Tumbuhan Pacar Air
Karya:

I.            Judul                    : Mengamati Jaringan Pada Tumbuhan Pacar Air
II.         Tujuan                 : Untuk mengetahui jaringan pada tumbuhan pacar air
III.      Landasan Teori   :
Pacar air (Impatiens balsamina L.) adalah tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara namun telah diperkenalkan ke Amerika pada abad ke-19. Tanaman ini adalah tanaman tahunan atau dua tahunan dan memiliki bunga yang berwarna putih, merah, ungu, atau merah jambu. Bentuk bunganya menyerupai bunga anggrek yang kecil. Tinggi tanaman ini bisa mencapai satu meter dengan batangnya yang tebal namun tidak mengayu dan daunnya yang bergerigi tepinya.
Tanaman ini sangat disukai lebah dan serangga lain yang membantu penyerbukannya. Walau demikian tanaman ini tidak dapat hidup di lingkungan yang kering. Berbagai bagian tanaman juga digunakan sebagai obat tradisional.

IV.  Alat dan Bahan   :
NO
Nama Alat dan Bahan
Jumlah
1.
Mikroskop cahaya
1 buah
2.
Tumbuhan pacar air
Secukupnya
3.
Silet
1 buah
4.
Kaca objek
1 buah
5.
Kaca penutup
1 buah

V.  Cara Kerja          :

       1.  Menyiapkan alat dan bahan yang sudah disediakan.
       2.  Meletakan alat dan bahan sesuai dengan tempat nya.
       3.  Menyayat tumbuhan pacar air secara melintang.
       4.  Meletakan preparat pada kaca objek.
       5.  Mengamati dengan menggunakan mikroskop.
       6.  Menggambar objek yang terlihat pada mikroskop.
       7.  Menyayat tumbuhan pacar air secara membujur.
       8.  Mengamati dengan menggunakan mikroskop.
       9.  Menggambar objek yang terlihat pada mikroskop.

VI.            Data Pengamatan

1. Gambar Sayatan Melintang 


geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

 

2. Gambar Sayatan Membujur

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2) https://www.geveducation.com/

VII.            Analisis Data
Pengamatan pada tanaman pacar air yang batangnya berwarna putih, di sana terlihat bahwa letak berkas pengangkutnya teratur yaitu xylem pada bagian dalam dan floem pada bagian luar.
Hal ini menunjukkan karena diantara berkas pengangkut xylem dan floem dibatasi oleh kambium, mempunyai epidermis pada bagian luar batang, endodermis, jari – jari empulur serta mempunyai satu empulur pada bagian tengah batang. Sehingga pada tanaman pacar air di atas batangnya disebut batang dikotil.

VIII.            Pembahasan
Berkas pembuluh xilem (pembuluh kayu) terdiri atas buluh kayu, trakeid dan serabut xilem. Buluh kayu adalah sel mati yang bentuknya memanjang berupa saluran. Saluran yang satu dengan saluran yang lain saling menyambung.
Saluran ini berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari akar ke seluruh tubuh tanaman. Trakeid merupakan komponen penyusun berkas pembuluh xilem yang tersusun atas sel-sel berbentuk lancip dan panjang dengan dinding sel yang berlubang-lubang. Dinding trakeid memiliki pori untuk meneruskan air dan mineral ke sel di sekitarnya. Serabut kayu atau serabut xilem berbentuk panjang dengan ujung-ujungnya saling berhimpit. Serabut xilem ukurannya lebih kecil dan lebih lancip.
Pembuluh tapis (floem) mengangkut hasil fotosintesis (terutama gula dan sukrosa). Pada batang pembuluh tapis biasanya tersusun secara konsentris, pembuluh tapis berada di bagian luar.

Lembar Kerja Siswa IPA SD Merawat Tanaman Mangga
Mangga adalah buah yang mudah dijumpai di Indonesia. Bentuk buah mangga bermacam-macam, ada yang berbentuk agak bulat, oval, lonjong, dan lain-lain. Buah mangga memiliki kulit yang berwarna hijau jika masih mentah. Warna kulit buah mangga ada yang berubah menjadi hijau kekuningan hingga oranye jika sudah masak.

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)

Pohon mangga sering ditanam di pekarangan rumah atau kebun. Pemeliharaannya cukup mudah sehingga banyak orang suka menanam pohon mangga. Pemeliharaan pohon mangga meliputi penyiangan, pembumbunan, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama. Penyiangan dilakukan dengan cara mencabut rumput atau tumbuhan liar di sekitar pohon mangga. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan pohon mangga tidak terganggu. Saat penyiraman tanaman, tanah di bawah pohon mangga akan merosot terbawa air. Pembumbunan dilakukan untuk menimbun kembali tanah yang merosot karena terbawa air.
Pemupukan dilakukan untuk membantu meningkatkan kesuburan tanaman. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik dan pupuk anorganik. Pemangkasan juga perlu dilakukan secara rutin. Hal ini bertujuan agar produksi buah mangga jauh lebih baik. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menyemprotkan pestisida dan insektisida pada tanaman. Penyemprotan pestisida dan insektisida hanya dilakukan saat hama dan serangga menyerang. Hama yang sering menyerang antara lain kepik buah, lalat buah, codot, dan tungau.

Lengkapilah teka-teki silang berikut berdasarkan teks bacaan!

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)

Mendatar
1. Warna mangga yang masih muda.
3. Hama yang sering menyerang pohon mangga.
4. Hewan yang makan buah mangga di pohon.
8. Salah satu bentuk buah mangga.
10. Pekerjaan mencabut rumput atau tumbuhan liar.

Menurun
2. Pupuk yang digunakan untuk pohon mangga.
5. Tempat menanam pohon mangga.
6. …… diberikan pada tanaman untuk
meningkatkan kesuburan tanah.
7. Rasa buah mangga yang masak.
9. Benda ini sangat dibutuhkan tanaman.

Fotosintesis
Tumbuhan tidak berpindah tempat, tumbuhan selalu memproduksi makanannya sendiri. Maka tumbuhan dapat disebut sebagai produsen dan selalu menggantungkan diri terhadap apa yang didapatkannya dari lingkungan tempat ia tumbuh. Tumbuhan memproduksi makanannya dengan cara fotosintesis. Fotosintesis merupakan fungsi utama dari daun pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis sangatlah penting untuk kehidupan di bumi, sebab hampir semua makhluk hidup membutuhkan hasil dari fotosintesis. Salah satu hasil dari fotosintesis yaitu oksigen, kita tahu bahwa oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk kelangsungan hidupnya.
Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan menggunakan air (H2O), karbondioksida (CO2) dengan bantuan energi cahaya matahari, sehingga menghasilkan zat makanan dan oksigen (O2). Fotosintesis juga merupakan suatu proses mengolah atau pembentukan bahan organik seperti karbohidrat yang berasal dari air dan karbondioksida dengan bantuan energi cahaya matahari.
Proses fotosintesis dapat dilakukan oleh tumbuhan hijau, alga, dan bakteri yang memiliki klorofil (zat hijau daun). Tumbuhan dapat menyerap energi cahaya matahari karena memiliki pigmen yang disebut dengan klorofil, pigmen inilah yang memberikan warna hijau pada daun tumbuhan. Klorofil ada dalam organel yang disebut dengan kloroplas. Umumnya energi dari fotosintesis dihasilkan pada daun akan tetapi dapat juga terjadi pada organ atau bagian tumbuhan lainnya yang memiliki zat hijau.
Tumbuhan yang memiliki zat hijau daun atau klorofil bersifat autotrof, tumbuhan tersebut memasak atau menproduksi makanannya sendiri secara langsung dari senyawa yang bersifat organik. Tumbuhan hijau akan menyerap karbondioksida, air lalu dengan bantuan energi cahaya matahari untuk menghasilkan zat gula dan oksigen. Berikut gambar yang menjelaskan tentang proses fotosintesis:

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Hijau

geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)
Proses Fotosintesis Sehingga Menghasilkan Zat Gula dan Oksigen

Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses fotosintesis, di antaranya seperti:
1. Ketersediaan air
Kekurangan kadar air dapat menyebabkan daun layu dan stomata pada daun menutup, sehingga akan menyebabkan penyerapan karbondioksida berkurang.
2. Konsentrasi karbondioksida
Konsentrasi karbondioksida dapat mempengaruhi proses fotosintesis, karena semakin tinggi. Konsentrasi karbondioksida maka akan semakin meningkatkan laju dari fotosintesis.
3. Intensitas cahaya matahari
Intensitas cahaya matahari dapat berpengaruh pada proses fotosintesis, karena energi cahaya matahari sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dalam melakukan proses ini. Karena semakin tinggi intensistas cahaya matahari maka akan semakin banyak energi yang dibentuk sehingga dapat mempercepat proses fotosintesis. Tapi jika intensitas cahaya terlalu tinggi dapat menyebabkan rusaknya klorofil pada tumbuhan.
Fungsi utama dari fotosintesis yaitu untuk menproduksi zat makanan yang berupa glukosa atau gula. Karena glukosa menjadi bahan yang paling utama dalam pembuatan zat makanan lainnya seperti lemak dan protein pada tumbuhan. Zat tersebut nantinya akan menjadi makanan untuk manusia dan hewan.
Fungsi lain dari fotosintesis yaitu dapat membersihkan udara dari pencemaran dengan cara mengurangi kadar karbondioksida di udara karena karbondioksida adalah bahan yang dibutuhkan oleh tumbuhan hijau untuk melakukan fotosintesis. Sebagai hasilnya selain zat makanan akan dihasilkan juga oksigen yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup manusia dan hewan di muka bumi.
Kemampuan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis selama hidupnya membuat sisa-sisa tumbuhan yang hidup di masa lampau tertimbun oleh tanah selama berjuta-juta tahun dan akan menjadi batubara yang dapat digunakan oleh manusia sebagai sumber energi.


Selanjutnya, Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 3)

Demikian  yang terbaru, terkait dengan geveducation:  Rangkuman Materi Muatan IPA Kurikulum 2013 SD/MI (Paket 2)

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya