PPDGJ: Tugas Kegiatan Belajar 2 LISTRIK-MAGNET Sub Kegiatan Belajar 1 LISTRIK


Tugas Kegiatan Belajar 2
 
LISTRIK-MAGNET
Sub Kegiatan Belajar 1
LISTRIK
 
TUGAS 

Setelah selesai membaca materi utama dan penunjang, Selesaikanlah tugastugas berikut untuk membantu wawasan dan pemahaman Anda. Dipersilahkan mencari literatur lain yang relevan.
1.    Identifikasi contoh peristiwa elektrostatis dalam kehidupan sehari-hari Anda.
-Terjadinya petir atau geledek yang dibahas .sebagai aplikasi dari listrik statis
-mesin foto copy. Tinta(toner)foto copy adalah berbentuk serbuk kertas yang akan jadi copy dokumen dilewatkan pada pemberi muatan dengan muatan yang berlawanan dengan toner pemberian muatan sesuai dengan dokumen maka toner akan menempel pada kertas karena akibat gaya tarik elektrostatis.
-Permukaan layar vertikal televisi sangat berdebu, penempelan debu pada layar vertikal karena gaya tarik elektrostatis. Permukaan layar televisi secara terus menerus ditembaki oleh elektron-elektron  akibatnya layar televisi bermuatan negatif. Muatan negatif ini akan mempolarisasi partikel-partikel debu dalam udara di depan kaca sehingga partikel-partikel debu akan menempel pada kaca layar televisi.
2.    Identifikasi contoh peristiwa elektrodinamika dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Contoh dari fenomena listrik dinamis salah satunya jika kalian memiliki mainan mobil-mobilan yang menggunakan batu baterai, rangkaian lampu listrik dan lainnya
3.    Menurut anda, apakah ada perbedaan rangkaian seri pada baterai, dengan rangkaian seri pada lampu? Berikan alasannya?
Sama saja
4.    Rancanglah percobaan rangkaian rangkaian seri pada baterai, dan rangkaian seri pada lampu.
5.    Rancanglah satu kegiatan praktikum tentang listrik dinamis.
A.      Alat dan Bahan
          Alat dan bahan yang di gunakan dalam praktikum ini meliputi:
1.        Kabel
2.        Bola lampu kecil (lampu senter) 3 buah
3.        Baterai besar 3 biji
4.        Strerofoam
5.        Plester
6.        Double Tipe
7.        Gunting / Kater

B.      Cara Kerja
1.         Siapkan alat-alat yang digunakan untuk praktikum membuat rangkaian seri dan paralel.
2.         Potong gabus menjadi 2 bagian dan masing-masing diberi nama rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik paralel.
3.         Ketiga baterai disusun jadi satu di beri penyangga plester biar tidak lepas.
4.         Kabel, lampu dan baterai mulai dirangkai menjadi rangkaian listrik seri.
5.         Kemudian praktikan dengan menyalakan semua lampu.
6.         Lalu salah satu kabel dilepas dari baterai amati apa yang terjadi pada lampu.
7. Selanjutnya kabel, lampu dan baterai mulai dirangkai menjadi rangkaian listrik paralel.
8.Kemudian praktikan dengan menyalakan semua lampu.
9. Lalu salah satu kabel dilepas hingga salah satu lampu mati, kemudian  amati apa yang terjadi pada lampu yang lain.
10. Simpulkan hasil pengamatan.
6.    Rancanglah satu kegiatan praktikum tentang listrik Statis.
A.     Dasar Teori
Listrik statis (electrostatic) membahas muatan listrik yang berada dalam keadaan diam (statis). Listrik statis dapat menjelaskan bagaimana sebuah penggaris yang telah digosok-gosokkan ke rambut dapat menarik potongan-potongan kecil kertas. Gejala tarik menarik antara dua buah benda seperti penggaris plastik dan potongan kecil kertas dapat dijelaskan menggunakan konsep muatan listrik.
Berdasarkan konsep muatan listrik, ada dua macam muatan listrik, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Muatan listrik timbul karena adanya elektron yang dapat berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Benda yang kekurangan elektron dikatakan bermuatan positif, sedangkan benda yang kelebihan elektron dikatakan bermuatan negatif. Elektron merupakan muatan dasar yang menentukan sifat listrik suatu benda.
Dua buah benda yang memiliki muatan sejenis akan saling tolak menolak ketika didekatkan satu sama lain. Adapun dua buah benda dengan muatan yang berbeda (tidak sejenis) akan saling tarik menarik saat didekatkan satu sama lain. Tarik menarik atau tolak menolak antara dua buah benda bermuatan listrik adalah bentuk dari gaya listrik yang dikenal juga sebagai gaya coulomb.
B.      Alat dan Bahan
1.       Penggaris Plastik                              1  buah
2.       Kain                                                       1  buah
3.       Kertas                                                   secukupnya
4.       Stopwatch                                          1  buah
C.      Cara Kerja
1.       Siapkan alat dan bahan yang akan dipakai untuk percobaan
2.       Ambil kertas lalu potong dengan ukuran kecil – kecil
3.       Lalu letakkan potongan kertas tersebut pada suatu bidang supaya kertas tidak berterbangan jika tertiup angin
4.       Gosok penggaris dengan kain dengan cara searah dengan perlahan dengan waktu 30 sekon
5.       Lalu dekatkan penggaris yang sudah digosokkan pada kertas yang sudah dipotong kecil – kecil tadi
6.       Amati dan catat perubahan yang terjadi
7.       Lakukan percobaan 4 6 dengan cara mengganti cara menggosok penggaris
8.       Cari cara manakah yang paling effektif agar petongan kertas dapat tertarik banyak

7.    Carilah standar isi pembelajaran mata pelajaran IPA di SD. Setelah itu diskusikan bersama rekan sejawat Anda, mengenai hal berikut:
a.    Kajian “Listrik” diajarkan pada kelas berapa, dan terdapat pada Kompetensi Dasar mana saja. Sajikan dalam bentuk tabel.

Tabel.1 Analisis Standar Isi
Topik
Diajarkan di Kelas
Deskripsi isi KD pada Standar Isi
Perbedaan
rangkaian listrik seri dan pararel 
VI
3.4 Mengenal rangkaian listrik sederhana dan sifat magnet serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
4.3 Merancang dan membuat rangkaian seri dan parallel menggunakan sumber arus searah.

b.    Setelah Anda temukan KD-KD yang terkait dengan “Listrik”, selanjutnya adalah silahkan Anda buat indikator capaian kompetensi pembelajarannya, sajikan dalam bentuk tabel.
Tabel 2. Pengembangan Indikator Berbasis KD
Kompetensi Dasar
Indikator Capaian Kompetensi
Materi pokok
3.4 Mengenal rangkaian listrik sederhana dan sifat magnet serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
4.3 Merancang dan membuat rangkaian seri dan parallel menggunakan sumber arus searah.
3.4.1 Mengidentifikasi berbagai sumber listrik
3.4.2 Menjelaskan rangkaian listrik sederhana dengan berbagai variasi.
     4.3.1 Menggambar bagan rencana rangkaian seri dan parale

1.    Sumber listrik dan rangkaian listrik sederhana dengan berbagai variasi.
2.    Gambar bagan rencana rangkaian seri dan parallel.
3.    Pengertian ekspor dan impor
4.    Unsur-unsur dalam iklan.


c.    Buatlah analisis kebutuhan perihal media, dan metode yang cocok untuk mengajarkan kajian tentang “Listrik”.

Tabel.3. Kebutuhan Media dan Metode Pembelajaran
Kompetensi Dasar
Indikator Capaian Kompetensi
Materi pokok
Metode Pembelajaran yang cocok
Media yang dibutuhkan
3.4 Mengenal rangkaian listrik sederhana dan sifat magnet serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
4.3 Merancang dan membuat rangkaian seri dan parallel menggunakan sumber arus searah.
3.4.1 Mengidentifikasi berbagai sumber listrik
3.4.2 Menjelaskan rangkaian listrik sederhana dengan berbagai variasi.
     4.3.1 Menggambar bagan rencana rangkaian seri dan parale

1.    Sumber listrik dan rangkaian listrik sederhana dengan berbagai variasi.
2.    Gambar bagan rencana rangkaian seri dan parallel.
3.    Pengertian ekspor dan impor
4.    Unsur-unsur dalam iklan
Ceramah, Tanya Jawab, Demonstrasi, Diskusi, Penugasan,
  Experiment
1.      Kardus
2.      3 buah bolam
3.      Kabel 2 meter
4.      3 buah saklar
5.      2 buah batrai
6.      Gunting
7.      Isolasi









Sub Kegiatan Belajar 2
MAGNET

Setelah selesai membaca materi utama dan penunjang, Selesaikanlah tugastugas berikut untuk membantu wawasan dan pemahaman Anda. Dipersilahkan mencari literatur lain yang relevan.
1.    Jelaskan konsep magnet dalam perspektif Anda sendiri?
suatu benda yang dapat menarik logam (seperti baja dan besi) dan memiliki daerah disekitarnya yang masih dipengaruhi oleh magnet (medan magnet).
2.    Identifikasi contoh kegiatan yang memanfaaatkan magnet dalam kehidupan sehari-hari Anda.
1. Mengambil Benda-Benda dari Logam

Benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet adalah bahan yang terbuat dari logam seperti besi, baja, dan nikel. Dengan adanya sifat itu, magnet digunakan pada beberapa peralatan untuk mempermudah mengambil benda dari logam. Peralatan tersebut antara lain gunting, obeng, tang, dan alai pengangkut besi tua.

2. Penunjuk Arah

Magnet dapat digunakan untuk menunjukkan arah karena kutub-kutub magnet selalu menunjukkan arah utara dan selatan. Alat yang memanfaatkan sifat magnet tersebut adalah kompas. Kompas adalah alat penunjuk arah mata angin. Di dalam kompas terdapat magnet berbentuk jarum yang selalu menunjukkan arah utara dan selatan. Sehingga dapat digunakan untuk menunjukkan arah mata angin. Kompas digunakan oleh pelaut, pendaki gunung, dan pilot untuk membantu menunjukkan jalan.

3. Menghasilkan Listrik

Magnet dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan kecil. Salah satu alat yang menggunakan magnet untuk menghasilkan listrik adalah dinamo sepeda. Pada dinamo sepeda, magnet menghasilkan energi listrik dalam jumlah kecil yang digunakan untuk menyalakan lampu sepeda.

4. Merapatkan Dua Benda

Coba perhatikan pintu lemari es. Pintu lemari es dapat menutup dengan kuat dan rapat  dikarenakan di sekeliling sisi pintu lemari es terdapat magnet. Sebuah magnet yang panjang diletakkan di dalam karet sepanjang pintu lemari es. Lemari es terbuat dari baja, jadi magnet akan membuat pintu lemari es menutup dengan rapat ketika kamu menutupnya. Pintu lemari es yang tertutup rapat dapat menjaga suhu di dalam tetap dingin sehingga makanan dan minuman di dalamnya tetap segar.

5. Menggantikan Roda pada Kereta Api Maglev

Kereta api jenis maglev adalah kereta api modern yang bergerak tidak menggunakan roda tetapi menggunakan magnet. Kereta api maglev bergerak melayang di atas rel yang terbuat dari magnet. Oleh karena itu kereta api ini disebut maglev, singkatan dari magnetic levitation yang artinya mengapung di atas magnet.
3.    Rancanglah satu kegiatan praktikum berkenaan dengan magnet.
III.    Alat dan Bahan
          Alat dan bahan yang di gunakan dalam praktikum ini meliputi:

1.         Magnet
2.         Penggaris Plastik
3.         Lilin
4.         Jarum Jahit
5.         Kawat Tembaga
6.         Kawat Platina (timah)
7.         Baterai 2 Biji
8.         Bola Lampu Kecil
9.         Isolasi
10.     Serbuk Besi
11.     Gunting
12.     Cutter
13.     HVS (1 Lembar)
14.     Silet
15.     Piring Plastik Kecil
16.     Paku 2-3 cm 2 Biji


IV.              Cara Kerja
1.         Membuat Magnet Sederhana
a)      Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum.
b)    Gosoklah paku dengan magnet searah, 5-10 menit dekatkan dengan jarum/ paku/ silet/ lilin/ kertas/ penggaris plastik. Amati apa yang terjadi!
c)    Tempelkan atau dekatkan paku yang lain dengan magnet, selama 5-10 menit, dekatkan dengan jarum/ paku/ silet/ lilin/ kertas/ penggaris plastik. Amati apa yang terjadi!
d)    Lilitlah paku dengan kawat tembaga serta timah secara bergantian dan sambungkan pada baterai dan bola lampu, dekatkan dengan jarum/ paku/ silet/ lilin/ kertas/ penggaris plastik. Amati apa yang terjadi!
e)  Bandingkanlah ketiga hasil percobaan tersebut, boleh dalam bentuk tabel dan didokumentasikan.
f)         Simpulkan dari hasil kegiatan.

2.         Membuat Kompas Sederhana
a)    Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum berupa piring plastik, air kertas, jarum dan silet.
b)        Isi piring kecil dengan air.
c)        Letakkan silet di atas air dan amati apa yang terjadi.
d)    Letakkan jarum yang dilapisi kertas/ gabus diatas air dan amati apa yang terjadi serta dokumentasikan.
e)       Simpulkan dari hasil kegiatan.

3.         Mengetahui Arah Medan Magnet
a)     Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum berupa kertas HVS, magnet kotak dan serbuk besi.
b)    Letakkan magnet di atas kertas HVS kemudian taburi serbuk besi amati apa yang terjadi dan jangan lupa didokumentasikan.
c)        Simpulkan dari hasil kegiatan
4.    Bagaimana cara menentukan kutub magnet?
Gantungkan magnet dengan tali. kutub utara akan mengarah ke utara sementara kutub selatan akan mengarah ke selatan. bila didekatkan, kedua kutub tersebut akan saling tarik menarik sementara bila didekatkan pada kutub yang sama akan saling menolak
5.    Visualisasikan proses pembuatan magnet secara induksi dan elektromagnetik? Sertakan penjelasannya?
induksi

Alat dan Bahan
  1. Satu buah magnet kuat
  2. Satu buah statif
  3. Satu batang besi
  4. Beberapa buah jarum atau paku kecil
Langkah Kerja
  1. Letakkan batang besi pada statif dengan posisi vertikal.
  2. Letakkan beberapa buah jarum yang telah Anda siapkan di bawah batang besi.
  3. Letakkan magnet kuat di atas batang besi dan jepit dengan statif agar posisinya tidak berubah-ubah.
  4. Amati jarum yang berada di bawah besi.
  5. Jika jarum tersebut menempel pada batang besi, berarti besi tersebut telah mempunyai sifat kemagnetan.
Elekttro magnetik

Alat dan Bahan

  1. Satu buah paku besi dengan panjang 5 cm
  2. Dua buah baterai segala ukuran (boleh ukuran AAA, AA, C, ataupun D)
  3. Kabel kumparan atau kawat besi
  4. Beberapa buah jarum
  5. Gunting

Langkah Kerja

  1. Lilitkan kabel kumparan pada paku besi.
  2. Kupas kedua ujung kabel kumparan menggunakan gunting.
  3. Hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif baterai.
  4. Dekatkan jarum-jarum yang telah disiapkan dengan paku besi yang telah dililit.
  5. Maka paku besi tersebut akan dapat menarik jarum-jarum yang berada di dekatnya.

6.    Carilah standar isi pembelajaranamata pelajaran IPA di SD. Setelah itu diskusikan bersama rekan sejawat Anda, mengenai hal berikut:

  
Kompetensi Dasar
Indikator Capaian Kompetensi
Materi pokok
a.    Kajian “Magnet” diajarkan pada kelas berapa, dan terdapat pada Kompetensi Dasar mana saja. Sajikan dalam bentuk tabel.

Tabel.1 Analisis Standar Isi
Topik
Diajarkan di Kelas
Deskripsi isi KD pada Standar Isi
Magnet
V
Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi serta fungsinya

b.    Setelah Anda temukan KD-KD yang terkait dengan “Magnet”, selanjutnya adalah silahkan Anda buat indikator capaian kompetensi pembelajarannya, sajikan dalam bentuk tabel.

Tabel 2. Pengembangan Indikator Berbasis KD
Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi serta fungsinya
Mendeskripsikan hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui
percobaan (gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet)
Magnet

c.    Buatlah analisis kebutuhan perihal media, dan metode yang cocok untuk mengajarkan kajian tentang “Magnet”.

Tabel.3. Kebutuhan Media dan Metode Pembelajaran
Kompetensi Dasar
Indikator Capaian Kompetensi
Materi pokok
Metode Pembelajaran yang cocok
Media yang dibutuhkan
Mendeskripsikan hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui
percobaan (gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet)
1.    Menyebutkan pengertian Gaya Magnet
2.    Menuliskan bentuk-bentuk magnet
3.    Mengelompokkan benda-benda yang bersifat magnetis dan non magnetis
4.    Menyebutkan contoh benda-benda magnetis dan non magnetis
5.    Membuat magnet
magnet
Eksperimen, ceramah
Magnet, baterai, kabel, batang besi

d.    Praktikan dalam pembelajaran di Kelas, catat temuan-temuan pentingnya selama pembelajaran.


BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya